Polisi Kulit Putih Tembak Mati Pria Kulit Hitam Lagi, AS Kembali Dilanda Demo

Kompas.com - 14/01/2022, 23:16 WIB
Keluarga Jason Walker dan pengacara Ben Crump berbicara dalam aksi unjuk rasa di Good Hope Missionary Baptist Church di Fayetteville, negara bagian North Carolina, Amerika Serikat, Kamis (13/1/2022). Jason (37) tewas ditembak polisi kulit putih yang sedang tidak bertugas. THE FAYETTEVILLE OBSERVER/ANDREW CRAFT via APKeluarga Jason Walker dan pengacara Ben Crump berbicara dalam aksi unjuk rasa di Good Hope Missionary Baptist Church di Fayetteville, negara bagian North Carolina, Amerika Serikat, Kamis (13/1/2022). Jason (37) tewas ditembak polisi kulit putih yang sedang tidak bertugas.

FAYETTEVILLE, KOMPAS.com - Demonstrasi kembali terjadi di Amerika Serikat (AS) menyusul penembakan polisi kulit putih terhadap pria kulit hitam.

Kali ini, polisi kulit putih yang sedang tidak bertugas menembak seorang pria Afrika-Amerika yang tidak bersenjata.

Kerabat korban serta warga kemudian melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis (13/1/2022) malam waktu setempat di Fayetteville, negara bagian North Carolina.

Baca juga: Warga AS Dipenjara Seumur Hidup karena Bunuh 2 Pria Kulit Hitam

Kematian korban bernama Jason Walker mengulang memori ketika orang kulit hitam Amerika menuntut keadilan atas beberapa pembunuhan yang menyoroti masalah AS dengan undang-undang senjata, impunitas polisi, dan ketidaksetaraan rasial.

Dengan mengepalkan tangan, pengacara hak-hak sipil terkemuka Benjamin Crump memimpin "demonstrasi untuk keadilan" di mana orang banyak meneriakkan "tentang Jason Walker", lapor siaran langsung TV WRAL dari Fayetteville.

"Sama seperti kebenaran yang terungkap" untuk George Floyd, Ahmaud Arbery, dan Breonna Taylor, "kebenaran akan terungkap untuk Jason Walker," kata Crump, merujuk pada tiga pembunuhan orang kulit hitam Amerika oleh petugas aktif atau mantan polisi dalam dua tahun terakhir.

Crump mewakili keluarga-keluarga tersebut dalam ketiga kasus, yang memicu protes nasional atas kekerasan polisi terhadap minoritas.

"Doa saya adalah akan ada perdamaian," kata ibu Walker di demonstrasi, dikutip dari AFP.

Awal pekan ini, sekelompok kecil penduduk berjalan melalui kota, menuntut penangkapan Jeffrey Hash polisi tidak bertugas yang menembak Walker pada Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Kronologi penembakan Jason Walker

Polisi yang dipekerjakan oleh kota itu sejak 2005, sedang mengendarai kendaraannya bersama istri dan putrinya ketika mereka mendekati Walker, seorang pria kulit hitam berusia 37 tahun yang tidak bersenjata menyeberang jalan di dekat rumah orangtuanya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Januari 1950: Republik India Berdiri

26 Januari 1950: Republik India Berdiri

Global
Korea Utara Tak Bisa Diakses Melalui Internet, Diduga Terjadi Pemadaman Total

Korea Utara Tak Bisa Diakses Melalui Internet, Diduga Terjadi Pemadaman Total

Global
Situasi Makin Tegang, Jepang Pertimbangkan Evakuasi Warganya dari Ukraina

Situasi Makin Tegang, Jepang Pertimbangkan Evakuasi Warganya dari Ukraina

Global
Rusia Usulkan Larangan Perdagangan Mata Uang Kripto

Rusia Usulkan Larangan Perdagangan Mata Uang Kripto

Global
AS Berupaya Temukan Jet Tempur Siluman F-35 yang Jatuh di Laut China Selatan

AS Berupaya Temukan Jet Tempur Siluman F-35 yang Jatuh di Laut China Selatan

Global
Selain Daging Sapi, Indonesia Jadi Pasar Terbesar untuk Gandum dari Australia

Selain Daging Sapi, Indonesia Jadi Pasar Terbesar untuk Gandum dari Australia

Global
Tiga Negara Asia Tengah Alami Pemadaman Listrik Besar-besaran, Lalu Lintas hingga Bandara Kacau

Tiga Negara Asia Tengah Alami Pemadaman Listrik Besar-besaran, Lalu Lintas hingga Bandara Kacau

Global
Kroasia Tarik Semua Pasukannya dari NATO jika Konflik Rusia-Ukraina Pecah

Kroasia Tarik Semua Pasukannya dari NATO jika Konflik Rusia-Ukraina Pecah

Global
Joe Biden: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Jadi Invasi Terbesar sejak Perang Dunia II

Joe Biden: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Jadi Invasi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Pertama di Asia, Thailand Izinkan Warganya Tanam Ganja di Rumah

Pertama di Asia, Thailand Izinkan Warganya Tanam Ganja di Rumah

Global
Situasi Ukraina Memanas, NATO Kerahkan Lebih Banyak Kapal dan Jet Tempur di Eropa Timur

Situasi Ukraina Memanas, NATO Kerahkan Lebih Banyak Kapal dan Jet Tempur di Eropa Timur

Global
Di Olimpiade Beijing, Pelukan Tidak Dianjurkan, tapi Kondom Disediakan

Di Olimpiade Beijing, Pelukan Tidak Dianjurkan, tapi Kondom Disediakan

Global
Presiden China Bertemu Ketua IOC, Olimpiade Beijing Akan Digelar Sesuai Jadwal?

Presiden China Bertemu Ketua IOC, Olimpiade Beijing Akan Digelar Sesuai Jadwal?

Global
Tanggapan Singapura soal Ambil Alih Ruang Udara Natuna oleh Indonesia

Tanggapan Singapura soal Ambil Alih Ruang Udara Natuna oleh Indonesia

Global
Ketika Warga Thailand Beralih Konsumsi Daging Buaya karena Harga Daging Babi Naik...

Ketika Warga Thailand Beralih Konsumsi Daging Buaya karena Harga Daging Babi Naik...

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.