Polisi Penembak Mati Pria Kulit Hitam Andre Maurice Hill Dipecat

Kompas.com - 29/12/2020, 08:34 WIB
TKP tewasnya Andre Maurice Hill (47) usai ditembak polisi kulit putih pada Rabu (23/12/2020) di Columbus, Ohio, Amerika Serikat. Rekaman bodycam polisi penembak, Adam Coy, menunjukkan Hill keluar garasi memegang ponsel di tangan kirinya, lalu ditembak beberapa kali dan akhirnya tewas. THE COLUMBUS DISPATCH/JOSHUA A BICKEL via APTKP tewasnya Andre Maurice Hill (47) usai ditembak polisi kulit putih pada Rabu (23/12/2020) di Columbus, Ohio, Amerika Serikat. Rekaman bodycam polisi penembak, Adam Coy, menunjukkan Hill keluar garasi memegang ponsel di tangan kirinya, lalu ditembak beberapa kali dan akhirnya tewas.

COLUMBUS, KOMPAS.com - Polisi kulit putih yang menembak mati pria kulit hitam di Columbus, Ohio, Amerika Serikat (AS) pekan lalu, dipecat pada Senin (28/12/2020).

Korban penembakan bernama Andre Maurice Hill, dan kematiannya memicu kemarahan warga yang sudah jengah dengan kasus kebrutalan polisi.

Pria Afro-Amerika berusia 47 tahun itu sedang di garasi sebuah rumah ketika dia ditembak beberapa kali oleh seorang polisi, yang dipanggil ke lokasi kejadian karena ada insiden kecil.

Baca juga: Sebulan Terjadi 2 Kali, Polisi AS Tembak Mati Pria Kulit Hitam Tak Bersenjata

Hill tak bersenjata saat ditembak Adam Coy, nama polisi tersebut.

Beberapa detik sebelum tembakan dilepaskan, rekaman bodycam memperlihatkan Hill berjalan menuju polisi sambil memegang ponsel di tangan kirinya, sedangkan tangan lainnya tidak terlihat.

"Bukti memberikan alasan kuat untuk pemecatan," kata kepala polisi Columbus, Thomas Quinland, dikutip dari AFP.

"Tuan Coy sekarang harus menanggapi penyidik negara bagian atas kematian Andre Hill," lanjutnya.

Hill adalah orang Afro-Amerika kedua yang tewas ditembak polisi dalam waktu kurang dari tiga minggu di Columbus.

Korban sebelumnya adalah Casey Goodson pada awal Desember.

Baca juga: Teka-teki Casey Goodson, Pria Kulit Hitam yang Ditembak Mati Polisi Tanpa Alasan

"Kematian Andre Hill adalah contoh tragis lainnya, dari kecenderungan polisi untuk memandang orang kulit hitam sebagai kriminal atau membahayakan," kata Ben Crump pengacara yang mewakili beberapa keluarga korban penembakan polisi, termasuk George Floyd.

"Dan ini menunjukkan perlunya reformasi polisi nasional yang komprehensif."

Kasus tewasnya pria kulit hitam di tangan polisi sempat berujung demo dan kerusuhan besar di Amerika Serikat, kala George Floyd tewas pada 25 Mei.

Baca juga: Begini Cara Orang Kulit Hitam Terbunuh Curhat Dokter Keturunan Afro-Amerika Sebelum Tewas


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Global
Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Global
Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Global
Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Global
Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Global
Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Global
Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Global
Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
komentar
Close Ads X