Gelombang Ke-6 Covid-19 Mulai Mereda, Singapura Cabut Pembatasan Sosial

Kompas.com - 20/11/2021, 20:00 WIB
Pengumuman dilarang berbicara di MRT Singapura untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 tertempel di jendela dekat kursi penumpang yang sedang duduk ketika MRT melintas di Central Business District (CBD) Raffles Place, Rabu siang (17/11/2021) KOMPAS.com/ERICSSENPengumuman dilarang berbicara di MRT Singapura untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 tertempel di jendela dekat kursi penumpang yang sedang duduk ketika MRT melintas di Central Business District (CBD) Raffles Place, Rabu siang (17/11/2021)

SINGAPURA, KOMPAS.comSingapura mencabut pembatasan sosial yang diterapkan sejak 27 September lalu, menyusul mulai meredanya gelombang ke-6 pandemi Covid-19, pada Sabtu siang (20/11/2021)

Mulai Senin mendatang (22/11/2021), jumlah warga yang diizinkan makan bersama naik dari maksimal dua orang menjadi lima orang.

Ketentuan ini akan berlaku di seluruh tempat bersantap seperti restoran, kafe, food court, kedai kopi, dan hawker.

Baca juga: Situasi Pandemi Covid-19 Dinilai Stabil, Singapura Longgarkan Pembatasan

Gugus Tugas Covid-19 Singapura juga menaikkan angka maksimal warga yang dapat bertatap muka dan berkumpul bersama dari dua orang menjadi lima orang.

Khusus warga yang masih belum menerima vaksin Covid-19 diminta membatasi aktivitas di luar rumah untuk mencegah terjangkit virus corona.

Kementerian Kesehatan (MOH) juga meminta warga "Negeri Singa” hanya menerima kunjungan rumah dari warga yang telah divaksin.

Relaksasi lain yang diumumkan adalah pasangan pengantin dapat menjalankan prosesi upacara dan pesta pernikahan tanpa memakai masker dan juga diizinkan beryanyi.

Pelonggaran terbaru ini memastikan Singapura tetap fokus untuk melanjutkan fase transisi hidup bersama dengan Covid-19 yang endemik.

Singapura sepanjang tahun ini telah bolak-balik mengubah jumlah warga yang diizinkan makan bersama.

Baca juga: Wabah Covid-19 Merebak di Penjara Singapura, 200 Orang Positif Termasuk Staf dan Terpidana Mati

Pada awal tahun hingga akhir 8 Mei 2021, maksimal delapan orang masih dapat besantap bersama.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka Salju Turun di Gurun Sahara Terjadi Lagi, Kelima Kalinya dalam 42 Tahun

Fenomena Langka Salju Turun di Gurun Sahara Terjadi Lagi, Kelima Kalinya dalam 42 Tahun

Global
Konflik Perbatasan Ukraina Makin Tegang, Rusia Pasang Pasukan Militer di Belarus

Konflik Perbatasan Ukraina Makin Tegang, Rusia Pasang Pasukan Militer di Belarus

Global
Darurat Kesehatan Covid-19 Harusnya Bisa Berakhir Tahun Ini, WHO Ungkap Masalahnya

Darurat Kesehatan Covid-19 Harusnya Bisa Berakhir Tahun Ini, WHO Ungkap Masalahnya

Global
Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia, Singgung Nama Nusantara hingga Ahok

Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia, Singgung Nama Nusantara hingga Ahok

Global
Viral Video Rusa Terekam Melompat Sangat Tinggi seperti “Melayang di Udara”

Viral Video Rusa Terekam Melompat Sangat Tinggi seperti “Melayang di Udara”

Global
Strategi Transisi Energi Pemerintah Indonesia Perlu Dipercepat

Strategi Transisi Energi Pemerintah Indonesia Perlu Dipercepat

Global
Inggris Larang Iklan Anak Makan Keju Sambil Menggantung Terbalik, Ini Alasannya

Inggris Larang Iklan Anak Makan Keju Sambil Menggantung Terbalik, Ini Alasannya

Global
Tanggapan Mendagri Malaysia Soal Nasib Rohana, Wanita Keturunan Indonesia yang Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Tanggapan Mendagri Malaysia Soal Nasib Rohana, Wanita Keturunan Indonesia yang Kesulitan Dapat Kewarganegaraan

Global
Ketika Mahasiswi Muslim di India Dilarang Masuk Kelas karena Pakai Hijab...

Ketika Mahasiswi Muslim di India Dilarang Masuk Kelas karena Pakai Hijab...

Global
FOTO: Penampakan Tonga Sebelum dan Setelah Letusan Gunung Berapi, Kini Tertutup Abu Tebal

FOTO: Penampakan Tonga Sebelum dan Setelah Letusan Gunung Berapi, Kini Tertutup Abu Tebal

Global
Hong Kong Akan Bunuh 2.000 Hewan Kecil, Termasuk Hamster dan Kelinci, karena Covid-19

Hong Kong Akan Bunuh 2.000 Hewan Kecil, Termasuk Hamster dan Kelinci, karena Covid-19

Global
Brasil Catatkan Rekor Baru Kasus Covid-19 Harian, Capai 137.000 Kasus

Brasil Catatkan Rekor Baru Kasus Covid-19 Harian, Capai 137.000 Kasus

Global
POPULER GLOBAL: TV Australia Putar Video YouTuber Indonesia Saat Beritakan Tsunami Tonga | Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel

POPULER GLOBAL: TV Australia Putar Video YouTuber Indonesia Saat Beritakan Tsunami Tonga | Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel

Global
Makan Sangat Banyak di All You Can Eat karena Tak Mau Rugi, Wanita Ini Berakhir di RS

Makan Sangat Banyak di All You Can Eat karena Tak Mau Rugi, Wanita Ini Berakhir di RS

Global
5 Bencana Kepunahan Massal di Bumi dalam 4,5 Miliar Tahun Sejarahnya

5 Bencana Kepunahan Massal di Bumi dalam 4,5 Miliar Tahun Sejarahnya

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.