Rumah Sakit di AS Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

Kompas.com - 27/09/2021, 21:08 WIB
Seorang pasien bernama Cathy Hardin tampak berbaring di ranjang di rumah sakit Sarasota Memorial Urgent Care Center di Sarasota, Florida, pada 23 September 2021. Cathy positif terjangkit virus corona di tengah merebaknya varian Delta di AS. REUTERS/SHANNON STAPLETON via VOA INDONESIASeorang pasien bernama Cathy Hardin tampak berbaring di ranjang di rumah sakit Sarasota Memorial Urgent Care Center di Sarasota, Florida, pada 23 September 2021. Cathy positif terjangkit virus corona di tengah merebaknya varian Delta di AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Salah satu pejabat senior di bidang kesehatan di Amerika Serikat (AS) mengatakan, lonjakan kasus virus corona di Amerika Serikat yang terjadi kini telah melebihi kapasitas perawatan kesehatan di beberapa rumah sakit di sejumlah negara bagian.

Berbicara di program Face the Nation di stasiun televisi CBS, hari Minggu (26/9/2021), Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Dr Rochelle Walensky mengatakan, “Sistem perawatan kesehatan di rumah sakit sejumlah negara bagian kini berada dalam kesulitan.”

“Mereka kehabisan tempat tidur,” ujarnya. “Dan ketika kita melihat hal itu, kita khawatir akan ada orang-orang yang tidak dapat diterima untuk rawat inap dan menjalani perawatan yang tepat jika mengalami kecelakaan lalu lintas atau terkena serangan jantung.”

Baca juga: 5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS

“Itulah sebabnya mengapa kami bekerja sangat keras di daerah-daerah yang memiliki tingkat penyakit Covid-19 cukup tinggi,” agar orang-orang bersedia divaksinasi, paparnya dikutip dari VOA Indonesia.

Ia menggarisbawahi bahwa orang-orang yang belum divaksinasi memiliki kemungkinan sepuluh kali lebih besar untuk dirawat di rumah sakit dibanding yang sudah divaksiasi.

“Rumah sakit kini dipadati orang-orang yang belum divaksinasi.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu Walensky mengatakan orang-orang yang belum divaksinasi sebelas kali lebih mungkin meninggal dibanding yang sudah divaksinasi.

Tiga bulan lalu Amerika hampir dapat mengendalikan virus corona, tetapi penyebaran luas varian Delta telah menimbulkan lonjakan kasus baru, di mana dalam beberapa bulan terakhir ini jumlah kasus baru mencapai 120.000–160.000 per hari, dan sekitar 2.000 kematian per hari.

Meskipun lebih dari 183 juta warga Amerika telah divaksinasi lengkap, masih ada 70 juta warga yang belum divaksinasi, dengan berbagai macam alasan.

Sebagian mengatakan mereka skeptis dengan keamanan suntikan itu, dan yang lainnya mengatakan mereka merasa tidak akan jatuh sakit.

Menurut John Hopkins University, Amerika saat ini memiliki 43 juta kasus virus corona, sementara jumlah korban meninggal mencapai 700.000 orang. Jumlah kasus dan jumlah kematian di AS merupakan yang tertinggi di dunia.

Baca juga: AS Terancam Tak Bisa Bayar Utang Rp 400.000 Triliun, Bahaya Besar Mengintai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.