Kompas.com - 22/06/2021, 21:24 WIB
Tembok sebuah rumah di hutan Thailand sengaja dibiarkan jebol, agar gajah-gajah yang sering mampir bisa diberi makan. Foto ini diunggah akun Kittichai Boodchan di Facebook, yang videonya direkam pada Minggu dini hari (20/6/2021). FACEBOOK info.semasaTembok sebuah rumah di hutan Thailand sengaja dibiarkan jebol, agar gajah-gajah yang sering mampir bisa diberi makan. Foto ini diunggah akun Kittichai Boodchan di Facebook, yang videonya direkam pada Minggu dini hari (20/6/2021).

BANGKOK, KOMPAS.com - Tembok sebuah rumah di Thailand sengaja dibiarkan jebol, agar pemiliknya bisa memberi makan gajah-gajah yang sering mampir.

"Dia datang untuk masak lagi," tulis Kittichai Boodchan dengan sarkastis di caption video Facebook-nya, yang dia rekam saat akhir pekan tentang seekor gajah masuk ke dapurnya.

Gajah itu kemungkinan sedang mencari makan pada tengah malam. Mamalia tersebut menjulurkan kepalanya ke dapur Kittichai pada Minggu dini hari (20/6/2021), dan menggunakan belalainya untuk mencari makanan.

Baca juga: Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Pada satu kesempatan si gajah mengambil kantong plastik berisi cairan, mempertimbangkannya sebentar, dan kemudian memasukkannya ke dalam mulutnya. Video lalu terhenti.

Kittichai dan istrinya tinggal di dekat taman nasional Thailand barat, di tepi danau tempat gajah liar sering mandi sambil berkeliaran di hutan.

Dia tidak terganggu oleh kehadiran gajah, bahkan menganggapnya tamu karena sering berkeliaran di rumah-rumah desanya untuk makan, pergi, dan kembali ke hutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dinding dapurnya dijebol seekor gajah pada Mei, tetapi menurut Kittichai justru menciptakan konsep dapur terbuka dengan jendela drive-through.

Baca juga: Ladang Minyak Baru di Hutan Afrika Ancam Kehidupan 130 Ribu Gajah


Kittichai bercerita, aturan umum dalam menjamu tamu besar itu adalah harus ada makanan.

"Saya sudah terbiasa dia datang, jadi saya tidak begitu khawatir," terangnya kepada AFP.

Gajah liar adalah banyak terdapat di taman nasional Thailand dan daerah sekitarnya.

Para petani kadang melaporkan insiden buah dan tanaman jagung mereka yang dimakan oleh kawanan gajah lapar.

Baca juga: Pawangnya Meninggal, Gajah Ini Tempuh 24 Km untuk Ucapkan Selamat Tinggal


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Global
POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

Global
Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Global
UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

Global
Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Global
Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Global
Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Global
Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Global
Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Global
Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Global
Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Global
komentar
Close Ads X