Kompas.com - 20/06/2021, 15:11 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer. SHUTTERSTOCK/ lupmotionIlustrasi vaksin Covid-19 Pfizer.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Israel pada Sabtu (19/6/2021) mengklaim, Palestina sudah tahu vaksin Covid-19 hasil pertukaran segera kedaluwarsa, tetapi sepakat mau menerimanya.

Namun Otoritas Palestina (PA) pada Jumat (18/6/2021) membatalkan pertukaran itu.

Awalnya kesepakatan berupa pemberian 1 juta dosis vaksin Pfizer dari Israel, dan sebagai gantinya Palestina memberikan 1 juta vaksin baru ke negara rival mereka itu akhir tahun ini.

Baca juga: Israel Akan Kirim 1 Juta Vaksin Corona Hampir Kedaluwarsa ke Palestina

Juru bicara PA Ibrahim Melhem mengatakan, pengiriman awal sekitar 90.000 dosis Pfizer tidak memenuhi spesifikasi dalam perjanjian, dan karenanya, Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk membatalkan perjanjian.

"Pemerintah menolak menerima vaksin yang akan kedaluwarsa," kata Melhem, dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita pemerintah WAFA, dikutip Kompas.com dari AFP.

Akan tetapi Kemenkes Israel mengatakan, vaksin yang dikirimnya "benar-benar valid", meskipun kantor perdana menteri pada Jumat mengakui vaksin itu akan kedaluwarsa, tanpa menyebutkan batas tanggal penggunaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kementerian Kesehatan Palestina menerima vaksin Pfizer yang valid, dengan tanggal kadaluwarsa yang diketahui, disepakati, dan sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak,” kata kementerian itu.

Baca juga: Palestina Batalkan Terima 1 Juta Dosis Vaksin Hampir Kedaluwarsa dari Israel

Israel sudah melakukan vaksinasi besar-besaran setelah mendapatkan jutaan dosis vaksin Pfizer.

Lebih dari 55 persen populasi Israel atau sekitar 5,1 juta orang telah menerima kedua dosis vaksin corona tersebut.

Sementara itu di Palestina penerima vaksin jauh lebih sedikit jumlahnya.

Di Tepi Barat dan Gaza baru sekitar 270.000 orang yang sudah disuntik dua dosis vaksin Covid-19, menurut Kemenkes Palestina.

Baca juga: Alasan Israel ingin Jalin Hubungan dengan Indonesia

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kim Jong Un: Persahabatan Korea Utara-China Berlanjut Antar-generasi

Kim Jong Un: Persahabatan Korea Utara-China Berlanjut Antar-generasi

Global
Kisah Simeon Ellerton, Pejalan Kaki yang Buat Rumah dari Batu Jalanan

Kisah Simeon Ellerton, Pejalan Kaki yang Buat Rumah dari Batu Jalanan

Global
Chechnya Larang Warga yang Belum Divaksin Masuk Masjid

Chechnya Larang Warga yang Belum Divaksin Masuk Masjid

Global
Dituduh Beli Chelsea untuk Rusak Barat, Begini Tanggapan Roman Abramovich

Dituduh Beli Chelsea untuk Rusak Barat, Begini Tanggapan Roman Abramovich

Global
Profil Pemimpin Dunia: Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah, Emir Kuwait

Profil Pemimpin Dunia: Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah, Emir Kuwait

Global
Kebakaran Hebat Melanda Turki, Para Penduduk Berlarian Menyelamatkan diri

Kebakaran Hebat Melanda Turki, Para Penduduk Berlarian Menyelamatkan diri

Global
29 Juli dalam Sejarah: NASA Lahir pada 1958, Dipicu Gengsi AS

29 Juli dalam Sejarah: NASA Lahir pada 1958, Dipicu Gengsi AS

Global
Tentara Israel Bunuh Bocah Palestina di Dalam Mobil

Tentara Israel Bunuh Bocah Palestina di Dalam Mobil

Global
POPULER GLOBAL: 2 Geng Monyet Bentrok Berebut Makanan | Covid-19 di Tokyo Melonjak Setelah Olimpiade Dimulai

POPULER GLOBAL: 2 Geng Monyet Bentrok Berebut Makanan | Covid-19 di Tokyo Melonjak Setelah Olimpiade Dimulai

Global
Ibu Ini Ungkap Lelahnya Miliki 9 Bayi, Sediakan 100 Popok dan 6 Liter Susu Setiap Hari

Ibu Ini Ungkap Lelahnya Miliki 9 Bayi, Sediakan 100 Popok dan 6 Liter Susu Setiap Hari

Global
Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Global
Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Global
Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Global
Gangster yang Ditakuti Berjuluk 'Si Rambut' Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Gangster yang Ditakuti Berjuluk "Si Rambut" Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Global
Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Global
komentar
Close Ads X