Dubes Rusia: Alexei Navalny Tak Akan Dibiarkan Mati di Penjara

Kompas.com - 19/04/2021, 05:37 WIB
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny (tengah) bersama istrinya, Yulia, dan tokoh oposisi Lyubov Sobol, serta para demonstran saat mengenang tewasnya kritikus Kremlin, Boris Nemtsov, di Moskwa pada 29 Februari 2020.
AFP PHOTO/KIRILL KUDSRYAVTSEVPemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny (tengah) bersama istrinya, Yulia, dan tokoh oposisi Lyubov Sobol, serta para demonstran saat mengenang tewasnya kritikus Kremlin, Boris Nemtsov, di Moskwa pada 29 Februari 2020.

LONDON, KOMPAS.com – Tokoh oposisi Rusia yang dipenjara, Alexei Navalny, tidak akan dibiarkan meninggal di penjara.

Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Rusia untuk Inggris Andrei Kelin kepada BBC pada Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, kondisi pengkritik vokal Presiden Rusia Vladimir Putin itu dilaporkan dalam keadaan kritis.

Para dokter khawatir Navalny bisa meninggal beberapa hari mendatang bila tidak segera diberi penanganan medis.

Navalny melancarkan aksi mogok makan selama 18 hari karena menuntut perawatan yang tepat untuk nyeri punggung akut dan kakinya yang mati rasa.

"Tentu saja, dia tidak akan dibiarkan meninggal di penjara, tetapi saya dapat mengatakan bahwa Navalny berperilaku seperti penjahat," kata Kelin.

Baca juga: Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Kelin menambahkan, Navalny melakukan itu semua untuk menarik perharian publik sebagaimana dilansir AFP.

"Jika dia bersikap normal, dia akan memiliki kesempatan untuk dibebaskan lebih awal," tambah Kelin.

Navalny ditangkap ketika setibanya di Rusia setelah menjalani perawatan intensif diduga karena diracun.

Navalny hampir meninggal dunia pada Agustus 2020 ketika dia diracuni dengan racun saraf, Novichock, saat naik pesawat terbang.

Baca juga: Rusia Disebut Mungkin Bunuh Alexei Navalny Perlahan-lahan dalam Penjara

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X