Kompas.com - 14/02/2021, 21:33 WIB
Sejumlah tim berisi pakar internasional yang diutus Badan Kesehatan Dunia (WHO) meninggalkan pusat karantina di Wuhan, China, pada Kamis, 28 Januari 2021. Mereka akan segera menggelar penyelidikan untuk mengungkap asal usul Covid-19. AFP PHOTO/HECTOR RETAMALSejumlah tim berisi pakar internasional yang diutus Badan Kesehatan Dunia (WHO) meninggalkan pusat karantina di Wuhan, China, pada Kamis, 28 Januari 2021. Mereka akan segera menggelar penyelidikan untuk mengungkap asal usul Covid-19.

BEIJING, KOMPAS.com - China membalas tuduhan dari Amerika Serikat (AS) bahwa Beijing menyembunyikan beberapa informasi tentang wabah virus corona dari para penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Melansir AP pada Sabtu (13/2/2021), Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan pihaknya memiliki keprihatinan mendalam tentang cara penyampaian temuan awal penyelidikan Covid-19. Washington mempertanyakan tentang proses yang digunakan untuk merumuskan kesimpulannya.

"Laporan ini harus independen, dengan temuan ahli yang bebas dari intervensi atau perubahan oleh pemerintah China," katanya.

Jake merujuk pada misi WHO yang menyelidiki asal-usul pandemi di pusat kota Wuhan, tempat virus corona pertama kali terdeteksi pada akhir 2019.

"Untuk lebih memahami pandemi ini dan mempersiapkan diri untuk yang berikutnya, China harus menyediakan datanya sejak hari-hari paling awal wabah," tuntut pejabat Gedung Putih itu.

Tuduhan itu ditanggapi Pemerintah Beijing, pada Minggu (14/2/2021).

Kedutaan Besar China di Washington dalam pernyataannya menyatakan AS telah sangat merusak kerja sama internasional terkait Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi sekarang, Washington malah menuding negara-negara lain yang telah setia mendukung WHO dan pada WHO sendiri.

Baca juga: Diliputi Rasa Frustrasi, Ahli WHO dan AS Minta Lebih Banyak Data dari China

Pemerintah China menyambut baik keputusan Presiden AS Joe Biden, untuk membatalkan langkah pemerintahan Trump untuk meninggalkan WHO. Dengan itu AS diharapkan akan berpegang teguh pada standar tertinggi.

Beijing meminta Washington mengambil sikap yang serius, tulus, transparan dan bertanggung jawab. Mau memikul tanggung jawab yang semestinya, mendukung kerja nyata WHO dan berkontribusi pada kerja sama internasional terkait Covid-19.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.