Kompas.com - 14/02/2021, 19:02 WIB
Ilustrasi pria bersenjata. UNSPLASH/SERG ANTONOVIlustrasi pria bersenjata.

LUBUMBASHI, KOMPAS.com – Pemberontak separatis menyerang dua kamp militer di daerah pertambangan utama Republik Demokratik Kongo di Lubumbashi, Minggu (14/2/2021).

Serangan tersebut dilaporkan oleh seorang pejabat jaringan kelompok masyarakat sipil, Fortune Mbayo, kepada AFP.

Mbayo mengatakan, serangan tersebut dilakukan oleh kelompok milisi Bakata Katanga sebagaimana dilansir dari AFP.

Baca juga: Lusinan Petani Kongo Dibunuh pada Malam Tahun Baru, Sebagian Dipenggal

Hingga kini, sambung Mbayo, kota tersebut masih belum tenang.

Sementara itu, sumber resmi mengatakan situasinya masih kacau. Beberapa warga melaporkan suara tembakan di beberapa distrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jeff Mbiya Kadima, seorang anggota dari platform masyarakat sipil yang bekerja dengan pemerintah, mengatakan kepada AFP bahwa pemberontak telah menargetkan kamp Kimbembe dan Kibati pada Minggu pagi waktu setempat.

Baca juga: Tambang Emas di Kongo Longsor, 50 Orang Tewas

Otoritas militer dan sipil mengatakan, mereka akan memberikan lebih banyak informasi pada Minggu malam waktu setempat.

Lubumbashi adalah ibu kota wilayah Katanga yang kaya akan pertambangan dan kota terbesar kedua di Republik Demokratik Kongo.

Mantan Presiden Republik Demokratik Kongo Joseph Kabila, yang berasal dari wilayah tersebut, kembali ke sana pada Desember 2020.

Baca juga: Pasukan Penjaga Perdamaian PBB asal Indonesia Gugur di RD Kongo

Hal itu dilakukannya setelah perselisihan perebutan kekuasaan antara pendukungnya dan penggantinya, Felix Tshisekedi.

Kelompok milisi Bataka Katanga, yang menginginkan pemisahan diri dari Republik Demokratik Kongo, sering melancarkan serangan di Lubumbashi.

Dua polisi dan seorang tentara tewas dalam serangan terbaru pada 26 September 2020.

Baca juga: Jalankan Aturan Kolonial Brutal di Kongo, Patung Raja Belgia Leopold II Dirusak


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Bisa Tersendat Jika Litium Defisit

Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Bisa Tersendat Jika Litium Defisit

Internasional
Sultan Kelantan di Malaysia Jadikan Istananya Tempat Vaksinasi Covid-19

Sultan Kelantan di Malaysia Jadikan Istananya Tempat Vaksinasi Covid-19

Global
Pasca Pertemuan di Jakarta, ASEAN Masih Belum Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

Pasca Pertemuan di Jakarta, ASEAN Masih Belum Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

Global
Sesi Parlemen Malaysia Ditunda, Muhyiddin Masih Selamat dari Mosi Tidak Percaya

Sesi Parlemen Malaysia Ditunda, Muhyiddin Masih Selamat dari Mosi Tidak Percaya

Global
Jelang HUT Ke-76 RI, KBRI Roma Peringati Hari Anak Nasional dan Ceria Merdeka

Jelang HUT Ke-76 RI, KBRI Roma Peringati Hari Anak Nasional dan Ceria Merdeka

Global
Mengapa Kapal Selam Berwarna Hitam atau Abu-abu?

Mengapa Kapal Selam Berwarna Hitam atau Abu-abu?

Global
Meksiko Adakan Referendum untuk Selidiki Kejahatan Mantan Presiden Selama Menjabat

Meksiko Adakan Referendum untuk Selidiki Kejahatan Mantan Presiden Selama Menjabat

Global
Kebakaran Hutan Landa AS, Biden Tegaskan Cegah Perubahan Iklim

Kebakaran Hutan Landa AS, Biden Tegaskan Cegah Perubahan Iklim

Global
Spesifikasi Panther, Tank Nazi Jerman dalam Perang Dunia II

Spesifikasi Panther, Tank Nazi Jerman dalam Perang Dunia II

Global
15 Tentara Niger Gugur Disergap Kelompok Teroris

15 Tentara Niger Gugur Disergap Kelompok Teroris

Global
Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara

Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara

Global
Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Ditemukan dalam Gua di Arab Saudi, Peneliti Takjub Kondisinya Baik

Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Ditemukan dalam Gua di Arab Saudi, Peneliti Takjub Kondisinya Baik

Global
Unjuk Rasa Pecah di Berlin Tolak Pembatasan Covid-19, 600 Orang Ditahan

Unjuk Rasa Pecah di Berlin Tolak Pembatasan Covid-19, 600 Orang Ditahan

Global
Atlet Inggris Peraih Emas Olimpiade Kedapatan Merajut Sambil Menonton Pertandingan

Atlet Inggris Peraih Emas Olimpiade Kedapatan Merajut Sambil Menonton Pertandingan

Global
Olimpiade Tokyo 2020: Cerita di Balik Karya Seni Raksasa di Sawah Jepang

Olimpiade Tokyo 2020: Cerita di Balik Karya Seni Raksasa di Sawah Jepang

Global
komentar
Close Ads X