Petani di India Bersikeras Tolak UU Pertanian, Ancam Penuhi New Delhi dengan Traktor

Kompas.com - 13/12/2020, 20:00 WIB
Dalam gambar yang diambil pada tanggal 5 Desember 2020 ini, petani berkumpul di sepanjang jalan yang diblokir oleh polisi untuk menghentikan aksi protes mereka terhadap UU reformasi pertanian oleh pemerintah pusat baru-baru ini, di perbatasan negara bagian Delhi-Haryana di Kundli. Di balik kawat berduri dan truk yang memblokir jalan raya utama ke ibu kota India, ribuan petani berkemah di musim dingin yang menggigit karena mereka memprotes reformasi pertanian yang mereka khawatirkan dapat menghancurkan mata pencaharian mereka. MONEY SHARMA/AFPDalam gambar yang diambil pada tanggal 5 Desember 2020 ini, petani berkumpul di sepanjang jalan yang diblokir oleh polisi untuk menghentikan aksi protes mereka terhadap UU reformasi pertanian oleh pemerintah pusat baru-baru ini, di perbatasan negara bagian Delhi-Haryana di Kundli. Di balik kawat berduri dan truk yang memblokir jalan raya utama ke ibu kota India, ribuan petani berkemah di musim dingin yang menggigit karena mereka memprotes reformasi pertanian yang mereka khawatirkan dapat menghancurkan mata pencaharian mereka.

NEW DELHI, KOMPAS.com – Puluhan ribu petani di India kembali menggelar demonstrasi menentang tiga undang-udang ( UU) pertanian terbaru pada Minggu (13/12/2020) yang dianggap merugikan mereka.

Menurut Pemerintah India, ketiga UU terbaru itu bertujuan merombak aturan pengadaan dan penetapan harga pangan dengan mengizinkan perusahaan swasta mengakses langsung ke sektor pertanian.

Perdana Menteri India Narendra Modi menjamin bahwa UU tersebut bakan melipatgandakan pendapatan petani.

Namun, para petani berpendapat sebaliknya dan mengatakan bahwa UU tersebut justru merugikan mereka sebagaimana dilansir dari Reuters.

Baca juga: Petani India: Bertekad Tolak UU Reformasi Pertanian, Menang atau Mati

Para pejabat pemerintah dan pemimpin serikat petani sebenarnya telah bertemu dan membahas UU tersebut sebanyak enam kali.

Namun, kedua belah pihak tidak menemukan kata sepakat.

Kamal Preet Singh Pannu, pemimpin serikat petani Sanyukta Kisan Andolan, mengancam bahwa para petani akan memenuhi New Delhi dengan membawa traktor-traktor mereka.

“Ratusan petani akan membawa traktor mereka ke New Delhi untuk menyuarakan penolakan kami terhadap UU (pertanian),” kata Pannu

Sanyukta Kisan Andolan adalah salah satu dari 30 serikat petani yang menentang UU pertanian terbaru tersebut.

Baca juga: Ribuan Petani di India Bangkit Melawan PM Narendra Modi

“Pemerintah ingin mendiskreditkan dan menghancurkan gerakan kami, tetapi kami akan terus melakukan protes dengan damai,” imbuh Pannu.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Bantah Wajibkan Diplomat AS Dites Swab Anal

China Bantah Wajibkan Diplomat AS Dites Swab Anal

Global
PM Armenia Tuding Militer Berusaha Melakukan Kudeta Menggulingkan Dirinya

PM Armenia Tuding Militer Berusaha Melakukan Kudeta Menggulingkan Dirinya

Global
Sebelum Italia, Driver Ojol Berstatus Karyawan Juga Terjadi di Inggris

Sebelum Italia, Driver Ojol Berstatus Karyawan Juga Terjadi di Inggris

Global
Filipina 'Tawarkan' Perawatnya ke Inggris dan Jerman demi Dapat Vaksin Covid-19

Filipina "Tawarkan" Perawatnya ke Inggris dan Jerman demi Dapat Vaksin Covid-19

Global
Pria Ini Tewas Setelah Dihantam Belalai Gajah yang Tengah Melindungi Anaknya

Pria Ini Tewas Setelah Dihantam Belalai Gajah yang Tengah Melindungi Anaknya

Global
Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Akibat Salah Paham, Polisi Filipina Baku Tembak Antar-anggota Saat Gerebek Gembong Narkoba

Global
Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP Gara-gara Ini...

Obama Blak-blakan Cerita Pernah Tinju Teman SMP Gara-gara Ini...

Global
Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Global
Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Global
Burung Langka Berkelamin Ganda Ditemukan Hinggap di Rumah Burung Milik Penduduk

Burung Langka Berkelamin Ganda Ditemukan Hinggap di Rumah Burung Milik Penduduk

Global
Laporan Intelijen AS Bisa Ungkap Siapa Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Laporan Intelijen AS Bisa Ungkap Siapa Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Global
Sosok Istri El Chapo, Ratu Kecantikan yang Jadi Bandar Narkoba

Sosok Istri El Chapo, Ratu Kecantikan yang Jadi Bandar Narkoba

Global
Warga Sipil Sering Jadi Korban, India-Pakistan Hentikan Baku Tembak di Kashmir

Warga Sipil Sering Jadi Korban, India-Pakistan Hentikan Baku Tembak di Kashmir

Global
Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Global
Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Global
komentar
Close Ads X