Ledakan Bom Guncang Pesantren di Pakistan, 7 Orang Tewas

Kompas.com - 27/10/2020, 14:51 WIB
Petugas penyelamat dan polisi memeriksa lokasi ledakan bom di sebuah pesantren di Peshawar, Pakistan, Selasa (22/10/2020). Ledakan bom dahsyat tersebut menewaskan beberapa siswa dan melukai puluhan lainnya, kata polisi dan juru bicara rumah sakit. AP Photo/Muhammad SajjadPetugas penyelamat dan polisi memeriksa lokasi ledakan bom di sebuah pesantren di Peshawar, Pakistan, Selasa (22/10/2020). Ledakan bom dahsyat tersebut menewaskan beberapa siswa dan melukai puluhan lainnya, kata polisi dan juru bicara rumah sakit.

PESHAWAR, KOMPAS.com – Ledakan bom terjadi di sebuah sebuah pesantren di Peshawar, Pakistan, pada Selasa (27/10/2020).

Akibat peristiwa tersebut, setidaknya tujuh orang dinyatakan tewas dan 80 lainnya terluka sebagaimana dilansir dari Reuters.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut.

Peshawar merupakan kota yang berbatasan dengan Afghanistan yang telah lama diganggu oleh teroris.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Serang Pusat Pendidikan di Afghanistan, Tewaskan 24 Orang

"Sejumlah tak dikenal menanam bahan peledak di dalam kantong plastik," kata seorang petugas polisi yang menolak disebutkan namanya.

Kepala Kepolisian Peshawar Mohammad Ali Gandapur mengatakan kepada Reuters bahwa bom tersebut mengandung hingga 6 kilogram bahan peledak.

Sementara itu, Associated Press melaporkan ketujuh korban tewas tersebut adalah para pelajar.

Pemboman yang terjadi saat seorang ulama terkemuka sedang menyampaikan ceramah tentang ajaran Islam dalam kelas khusus di aula utama Pesantren Jamia Zubairia.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan, 18 Orang Tewas

Petugas kepolisiani Waqar Azim mengatakan penyelidikan awal menunjukkan bahwa bom meledak beberapa menit setelah seseorang yang misterius meninggalkan tas di pesantren.

Beberapa siswa yang terluka berada dalam kondisi kritis dan otoritas rumah sakit khawatir jumlah korban tewas dapat meningkat.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X