Kawasan di Kanada Ini Masih Bebas Virus Corona, Kok Bisa?

Kompas.com - 20/10/2020, 16:52 WIB
Ilustrasi wilayah pesisir Kanada. AFP/GETTY IMAGES via BBC INDONESIAIlustrasi wilayah pesisir Kanada.

NUNAVUT, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 terus meningkat di beberapa kota di Kanada, namun satu kawasan - Nunavut, sebuah teritori di utara Kanada - adalah area di Amerika Utara yang bebas dari virus corona.

Maret lalu, seiring dengan perbatasan negara di seluruh dunia ditutup karena infeksi virus corona yang terus meningkat, pejabat di Nunavut memutuskan mereka juga tidak akan mengambil risiko.

Mereka menerapkan beberapa peraturan perjalanan yang paling ketat di Kanada, hampir semua pengunjung yang bukan penduduk asli teritori itu dilarang masuk.

Baca juga: Bocah 12 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus Paruh Bebek Berusia 69 Juta Tahun di Kanada

Penduduk asli yang kembali ke kampung halaman dari wilayah selatan harus menghabiskan dua pekan di sejumlah hotel di Winnipeg, Yellowknife, Ottawa, dan Edmonton, yang disulap menjadi "pusat isolasi".

Isolasi itu didanai oleh pihak berwenang setempat.

Pasukan keamanan dikerahkan di hotel-hotel dan para perawat memeriksa kesehatan para warga yang diisolasi. Hingga kini, sekitar 7.000 warga telah menjalani isolasi, sebelum akhirnya mereka kembali ke rumah masing-masing.

Ini bukannya tanpa tantangan. Orang-orang yang tertangkap basah melanggar ketentuan isolasi harus tinggal lebih lama lagi di pusat isolasi. Itu berdampak pada antrian penduduk yang akan di isolasi.

Ada juga keluhan tentang makanan bagi mereka yang terkurung di pusat isolasi.

Akan tetapi, seiring virus corona yang menyebar luas di seluruh Kanada, ditambah dengan jumlah kasus yang terus meningkat, angka kasus resmi di Nunavut hingga kini masih nol.

Baca juga: Hiu Putih Raksasa Ditemukan Kanada, Dijuluki Ratu Samudra Saking Besarnya

Grafik kasus dan kematian harian akibat Covid-19 di Kanada.BBC INDONESIA Grafik kasus dan kematian harian akibat Covid-19 di Kanada.
Keputusan yang "cukup drastis" untuk menerapkan langkah-langkah ini dibuat karena potensi kerentanan populasi terhadap Covid-19 dan tantangan unik dari wilayah Arktik, kata kepala petugas kesehatan masyarakat Nunavut, Dr Michael Patterson.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X