Bandara Finlandia Pakai Anjing Pelacak Covid-19, Akurat Hampir 100 Persen

Kompas.com - 27/09/2020, 08:46 WIB
Anjing pelacak Covid-19 bernama ET dan pelatihnya, Anette Kare, di bandara internasional Helsinki, Finlandia, Selasa (22/9/2020). LEHTIKUVA/ANTTI AIMO-KOIVISTO via APAnjing pelacak Covid-19 bernama ET dan pelatihnya, Anette Kare, di bandara internasional Helsinki, Finlandia, Selasa (22/9/2020).

HELSINKI, KOMPAS.com - Sebanyak 4 ekor anjing pelacak Covid-19 mulai bekerja di bandara Helsinki, Finlandia.

Skema percontohan yang didanai negara ini diharapkan para peneliti Finlandia dapat memberi metode alternatif yang murah, cepat, dan efektif, untuk menguji virus corona ke orang-orang.

Anna Hielm-Bjorkman dari Universitas Helsinki yang mengawasi proses uji cobanya mengatakan, seekor anjing dapat mendeteksi keberadaan virus corona dalam 10 detik, dan seluruh prosesnya butuh waktu kurang dari 1 menit untuk menyelesaikannya.

Baca juga: Video Viral Anjing Menangis Dipaksa Makan Cabai demi Konten

"Ini sangat menjanjikan," kata Hielm-Bjorkman dikutip dari The Guardian Kamis (24/9/2020).

"Jika berhasil, itu bisa membuktikan metode skrining yang baik di tempat lain" seperti rumah sakit, panti jompo, dan di acara olahraga serta kebudayaan.

Proses pelacakan ini dimulai setelah penumpang di kedatangan internasional mengambil barang dari bagasi, lalu diminta mengusap kulit mereka dengan lap.

Di bilik terpisah, gelas kimia berisi lap itu ditaruh di sebelah gelas lain yang berisi aroma kontrol berbeda. Anjing pelacak pun mulai mengendusnya.

Baca juga: Seorang Wanita Masukan Kotoran Anjing ke Kotak Surat Para Pendukung Trump

Jika anjing terindikasi mendeteksi virus, biasanya dengan menggonggong, mengais, atau berbaring, penumpang diharuskan melakukan tes PCR gratis untuk memverifikasi pelacakan anjing.

Di tes awalnya, anjing mampu mengidentifikasi virus corona dengan akurasi hampir 100 persen bahkan beberapa hari sebelum pasien menunjukkan gejala.

Sebelumnya anjing juga berhasil mendeteksi penyakit seperti kanker dan diabetes.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
komentar
Close Ads X