Pejabat AS Ini Sebut Hezbollah "Timbun" Amonium Nitrat di Eropa

Kompas.com - 18/09/2020, 14:19 WIB
Nathan Sales, Koordinator Departemen Luar Negeri AS untuk Kontraterorisme, berbicara selama konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, 24 Juni 2020. AP/Mandel NganNathan Sales, Koordinator Departemen Luar Negeri AS untuk Kontraterorisme, berbicara selama konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, 24 Juni 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) sebut Hezbollah menyimpan amonium nitrat di Eropa, bahan kimia yang sama yang menyebabkan ledakan Beirut, Lebanon bulan lalu. 

Pada Kamis kemarin (17/9/2020) seorang pejabat senior Departemen AS mengatakan bahwa Hezbollah telah menimbun amonium nitrat, bahan kimia yang bisa digunakan sebagai bahan peledak di beberapa negara-negara Eropa.

Melansir Time of Israel, Koordinator Departemen untuk bidang perlawanan terhadap terorisme, Nathan Sales mengatakan tuduhannya itu sembari menyerukan kepada negara-negara Eropa dan lainnya untuk memberlakukan larangan terhadap kelompok teror Hezbollah.

Operasi Hezbollah telah memindahkan amonium nitrat dari Belgia ke Prancis, Yunani, Italia, Spanyol dan Swiss dalam beberapa tahun terakhir, dan diduga masih menyimpan bahan tersebut di seluruh Eropa, klaim Sales.

Amonium nitrat adalah bahan kimi yang menyebabkan ledakan dahsyat mematikan di Beirut bulan lalu. Biasanya digunakan sebagai campuran dalam pembuatan pupuk namun bisa juga untuk bahan peledak dan telah digunakan dalam berbagai serangan-serangan teror.

Baca juga: AS: Upaya Perancis Selesaikan Krisis Lebanon Sia-Sia Selama Hezbollah Berkuasa

Tanpa memberikan bukti, Sales mengungkap bahwa AS percaya, Iran yang mendukung Hezbollah sejak 2012 telah mengirim amonium nitrat ke seluruh Eropa dalam kotak pertolongan pertama dengan paket dingin yang berisi senyawa tersebut.

AS yakin pasokan itu masih tersedia di seluruh Eropa, mungkin di Yunani, Italia, dan Spanyol.

“Mengapa Hezbollah menimbun amonium nitrat di tanah Eropa?” tanyanya. Jawabannya jelas menurutnya, Hezbollah meletakkan senjata ini di tempatnya sehingga dapat melakukan serangan teroris dalam skala besar kapan pun jika tuannya di Teheran menganggap perlu.

Sales membuat pernyataan itu dalam forum online yang diselenggarakan oleh Komite Yahudi Amerika, yang telah meminta lebih banyak negara untuk melarang Hezbollah dan operasinya.

AS sendiri telah menetapkan Hezbollah sebagai organisasi teroris asing sejak 1997.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X