Palestina Kutuk Perjanjian Damai UEA-Israel, Tarik Pulang Dubesnya

Kompas.com - 14/08/2020, 21:28 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. AFP / STEPHANIE KEITHPresiden Palestina Mahmoud Abbas.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Otoritas Palestina menarik duta besarnya dari Uni Emirat Arab ( UEA) sebagai bentuk protes terhadap kesepakatan damai untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki mengatakan hal itu sesuai dengan permintaan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

“Sesuai permintaan Presiden, Kementerian Luar Negeri Palestina menarik duta besar dari UEA,” kata Al Maliki sebagaimana dilansir dari Middle East Monitor, Jumat (14/8/2020).

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Presiden Palestina Nabil Abu Rudeineh, Abbas mengutuk kesepakatan antara UEA dengan Israel.

Baca juga: Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Abu Rudeineh menambahkan kesepakatan itu adalah pengkhianatan terhadap Yerusalem, Al-Aqsa, dan perjuangan rakyat Palestina.

Dia berujar baik UEA maupun pihak lain tidak memiliki hak untuk berbicara atas nama rakyat Palestina.

“Kepemimpinan Palestina tidak akan mengizinkan siapa pun untuk ikut campur dalam urusan Palestina atau memutuskan atas nama mereka mengenai hak-hak sah mereka di tanah air mereka," kata Abu Rudeineh.

Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump mengumumkan pada Kamis (13/8/2020) bahwa Israel dan UEA telah sepakat untuk menormalisasi hubungan.

Baca juga: Israel Tangkis Serangan Roket dari Milisi Palestina

AS, UEA, dan Israel melalui pernyataan bersama mengatakan "terobosan” tersebut akan mempromosikan perdamaian di kawasan Timur Tengah dan merupakan bukti diplomasi dan visi yang berani dari tiga pemimpin.

Berdasarkan kesepakatan itu, Israel akan "menangguhkan" rencana untuk mencaplok bagian Tepi Barat yang diduduki.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Preview Debat Capres AS Terakhir: 'Mute' Mikrofon dan Biden yang Terbuai

Preview Debat Capres AS Terakhir: "Mute" Mikrofon dan Biden yang Terbuai

Global
Aliansi Teh Susu: Demonstran Thailand Tiru Taktik Pedemo Hong Kong

Aliansi Teh Susu: Demonstran Thailand Tiru Taktik Pedemo Hong Kong

Global
Misteri Terowongan Bawah Tanah London, Peninggalan Perang Dingin yang Tak Pernah Diungkap

Misteri Terowongan Bawah Tanah London, Peninggalan Perang Dingin yang Tak Pernah Diungkap

Global
Serangan Udara di Afghanistan Menewaskan Anak-anak di Masjid yang Mengaji

Serangan Udara di Afghanistan Menewaskan Anak-anak di Masjid yang Mengaji

Global
Paus Dukung Serikat Sipil LGBTQ, Ini Reaksi Filipina

Paus Dukung Serikat Sipil LGBTQ, Ini Reaksi Filipina

Global
John Chardon Terpidana Kematian Istri asal Surabaya Meninggal di Penjara

John Chardon Terpidana Kematian Istri asal Surabaya Meninggal di Penjara

Global
Jepang Buka Taman Khusus Dewasa, Bintang Porno Telanjang Jadi Bartender

Jepang Buka Taman Khusus Dewasa, Bintang Porno Telanjang Jadi Bartender

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Memiliki 'Kontak' dengan Milisi di Suriah

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Memiliki "Kontak" dengan Milisi di Suriah

Global
Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Global
Kisah Misteri: Benarkah Cleopatra Bunuh Diri dengan Ular?

Kisah Misteri: Benarkah Cleopatra Bunuh Diri dengan Ular?

Global
Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

Global
Ini Dia, Video Games yang jadi Media Kampanye Politik AS di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Dia, Video Games yang jadi Media Kampanye Politik AS di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Jelang Pilpres AS, Beredar Teror Email Berisi Paksaan Memilih Trump

Jelang Pilpres AS, Beredar Teror Email Berisi Paksaan Memilih Trump

Global
Massa Pro-Kerajaan Thailand Turun ke Jalan, Bentrok dengan Mahasiswa

Massa Pro-Kerajaan Thailand Turun ke Jalan, Bentrok dengan Mahasiswa

Global
Taiwan: Impor Senjata Rp 26,4 Triliun dari AS, Bukan untuk Berlomba dengan China

Taiwan: Impor Senjata Rp 26,4 Triliun dari AS, Bukan untuk Berlomba dengan China

Global
komentar
Close Ads X