Kompas.com - 14/08/2020, 20:51 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Para arkeolog dilaporkan telah menemukan “kasur” atau tempat tidur yang berusia 200.000 tahun.

Kasur” tersebut ditemukan di dalam gua yang terbuat dari campuran rumput dan abu sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Jumat (14/8/2020).

Gua itu terletak di dekat perbatasan antara Afrika Selatan dan Swaziland.

Para arkeolog juga menyatakan gua tersebut berisi informasi mengenai kehidupan manusia 230.000 tahun lalu.

Baca juga: Arkeolog Temukan Situs Lingkaran Kayu Berusia 4.500 Tahun di Portugal

Para peneliti turut menemukan sisa-sisa tanaman aromatik di dalam gua itu, yang kini yang masih digunakan di Afrika Timur untuk mengusir serangga.

Abu yang dipakai untuk kasur tersebut mungkin diambil dari sisa perapian untuk membuat alas yang bersih dan mengendalikan bau.

Para arkeolog menambahkan abu tersebut mengusir serangga yang merayap. Serangga tidak dapat dengan mudah bergerak melalui abu karena menghalangi alat pernapasan mereka.

Arkeolog dari Wits University’s Evolutionary Studies Institute Lyn Wadley mengatakan bahwa selain menemukan “kasur” pada Zaman Batu, mereka menemukan perkakas dari batu.

Baca juga: Situs Kumitir di Mojokerto Diekskavasi, Arkeolog Target Temukan Struktur Talud

Para arkeolog juga menemukan pewarna alami yang kemungkinan digunakan untuk mewarnai kulit manusia Zaman Batu atau mewarnai sebuah objek.

Mereka menggunakan berbagai teknik yang melibatkan analisis mikroskopis dan kimiawi untuk memeriksa sampel rumput yang membatu dari situs gua itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.