Turki Sebut Uni Emirat Arab Munafik karena Berdamai dengan Israel

Kompas.com - 14/08/2020, 15:54 WIB
Seorang pengunjuk rasa memegang bendera Palestina, berdiri di tengah kepulan gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan keamanan Israel dalam bentrokan di Desa Bilin, Tepi Barat, Senin (28/7/2014). AFP PHOTO / ABBAS MOMANISeorang pengunjuk rasa memegang bendera Palestina, berdiri di tengah kepulan gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan keamanan Israel dalam bentrokan di Desa Bilin, Tepi Barat, Senin (28/7/2014).

ANKARA, KOMPAS.com - Turki menyatakan bahwa sejarah tidak akan melupakan dan memaafkan “perilaku munafik” Uni Emirat Arab ( UEA) yang berdamai dengan Israel.

Perjanjian damai tersebut akan mengarah pada normalisasi hubungan diplomatik antara UEA dengan Israel sebagaimana dilansir dari Reuters.

Pada Jumat (14/8/2020), Kementerian Luar Negeri Turki membenarkan jika rakyat dan pemerintahan Palestina bereaksi keras terhadap perjanjian tersebut.

Hal tersebut akan mengubah tatanan politik Timur Tengah dari masalah Palestina hingga perang melawan Iran.

Baca juga: Dipuji Trump Tak Caplok Tepi Barat, Ini Bantahan Israel

“Sejarah dan hati nurani masyarakat di kawasan itu tidak akan melupakan dan tidak pernah memaafkan perilaku munafik UEA,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Luar Negeri Turki menambahkan langkah tersebut merupakan bentuk pengkhianatan perjuangan Palestina demi kepentingan UEA yang sempit.

Kementerian tersebut menambahkan UEA secara sepihak melangkahi Arab Peace Initiative yang diinisiasi oleh Liga Arab pada 2002.

“Sama sekali tidak dapat dipercaya bahwa deklarasi ini harus disajikan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina," sambung Kementerian Luar Negeri Turki.

Baca juga: Israel-UEA Jalin Kembali Hubungan Diplomatik, Ini Respons Beberapa Negara


Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump membantu menengahi kesepakatan damai tersebut.

Turki memiliki hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel sebagaimana diwartakan oleh Reuters.

Namun hubungan keduanya telah menegang selama bertahun-tahun.

Pada 2010, pasukan komando Israel membunuh 10 aktivis Turki yang mencoba menembus blokade di Jalur Gaza.

Baca juga: Perjanjian Israel-UEA Digadang sebagai Langkah Besar Menuju Perdamaian

UEA menjadi negara Arab ketiga yang menjalin hubungan penuh dengan Israel, setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Mulai Berani Pertanyakan Raja Thailand, Anak Muda Ini Jadi Sorotan

Global
Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Botol Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II di Gereja telah Dicuri

Global
Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Polisi Vietnam Gerebek 324.000 Kondom Bekas yang Dicuci dan Dijual Lagi

Global
Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Kim Jong Un Disebut Lolos Upaya Pembunuhan oleh Pengkhianat Korut pada 2018

Global
Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Kelompok Pembangkang Arab Saudi Bentuk Partai Politik Oposisi Raja Salman

Global
Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Polisi di India Terungkap Punya Kekayaan Rp 141,2 Triliun

Global
Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan 'Kejahatan', sebagai Balasan Kritikan

Iran Menuduh Arab Saudi Melimpahkan Tindakan "Kejahatan", sebagai Balasan Kritikan

Global
AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

AS Cari Cara untuk Jual Jet Tempur F-35 ke Uni Emirat Arab Tanpa Melukai Israel

Global
Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Kisah Misteri: Kematian Ganjil 9 Pendaki 'Dyatlov Pass'

Global
Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Raja Salman Kritik Habis-habisan Iran dalam Pidatonya di Sidang Umum PBB

Global
Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Trump Menolak Meletakkan Jabatan dengan Damai jika Kalah dalam Pilpres AS

Global
Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Petugas Polisi Ditembak Massa dalam Unjuk Rasa Kasus Pembunuhan Breonna Taylor

Global
Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Pejabat Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar Korea Utara Saat Hendak Membelot

Global
Massa Kecam Hukuman Setimpal untuk Polisi Penembak Mati Breonna Taylor, Wanita Kulit Hitam

Massa Kecam Hukuman Setimpal untuk Polisi Penembak Mati Breonna Taylor, Wanita Kulit Hitam

Global
Warga Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar oleh Tentara Korea Utara

Warga Korea Selatan Ditembak Mati dan Dibakar oleh Tentara Korea Utara

Global
komentar
Close Ads X