AS Kritik WHO, Anggap Hiraukan Peringatan Dini Virus Corona dari Taiwan

Kompas.com - 10/04/2020, 12:19 WIB
Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) saat diguyur hujan pada Senin pagi (23/3/2020), di tengah merebaknya pandemi virus corona di negara itu. Graeme Sloan/Sipa USA via ReuterGedung Capitol Amerika Serikat (AS) saat diguyur hujan pada Senin pagi (23/3/2020), di tengah merebaknya pandemi virus corona di negara itu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) menuduh Badan Kesehatan Dunia ( WHO) prioritaskan kepentingan politik, dengan mengabaikan peringatan awal virus corona oleh Taiwan.

Presiden Donald Trump telah mengancam akan menahan dana WHO, yang berada di garis depan melawan pandemi virus corona, yang telah menginfeksi lebih dari 1,5 juta orang di seluruh dunia.

Para kritikus mengatakan bahwa ancaman tiba-tiba Trump terhadap WHO sama dengan taktik politik untuk menemukan kambing hitam dari pihak asing, ketika ia mendapat kecaman akibat kurang persiapan menangani Covid-19.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Wali Kota Meksiko Ditembak Mati | Kepala WHO Dilecehkan

Trump sendiri mengatakan pada Januari bahwa virus corona "benar-benar terkendali" di AS, dan memperkirakan akan hilang pada April saat suhu naik.

Kemudian Departemen Luar Negeri mengatakan, WHO terlalu lambat dalam mengeluarkan peringatan tentang Covid-19, dan terlalu hormat pada China.

Mereka mempertanyakan mengapa badan yang berbasis di Jenewa tersebut tidak mengejar petunjuk dari Taiwan.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Dirjen WHO Dr Tedros Dituduh China-sentris

Amerika Serikat "sangat terganggu bahwa informasi Taiwan dirahasiakan dari komunitas kesehatan global, seperti tercermin dalam pernyataan WHO pada 14 Januari 2020, bahwa tidak ada indikasi penularan dari manusia ke manusia," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari AFP.

"WHO sekali lagi memilih politik daripada kesehatan masyarakat," katanya seraya mengkritik WHO yang menyangkal status pengamat Taiwan sejak 2016.

Juru bicara tersebut menambahkan, tindakan WHO telah memakan waktu dan nyawa.

Taiwan yang berhasil membatasi penyebaran virus corona dengan hanya 5 korban meninggal, memperingatkan WHO pada 31 Desember tentang penularan Covid-19 dari manusia ke manusia, kata Wakil Presiden Chen Chien-Jen.

Baca juga: Jenazah Pasien Corona Dilapisi Plastik dan Klorin, Ini Protokol WHO

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X