Kompas.com - 13/08/2022, 21:05 WIB

KOMPAS.com - Selain R.A. Kartini terdapat satu pahlawan perempuan yang berasal dari Jawa Barat yaitu Dewi Sartika.

Dewi Sartika merupakan tokoh perintis pendidikan bagi kaum perempuan di Jawa Barat.

Pendidikan pada masa kolonial bagi perempuan sangatlah terbatas.Melihat hal tersebut Dewi Sartika, dikutip dari Kompas Stori, pada tahun 1904 Dewi Sartika mendirikan sekolah Istri.

Sebagai jasanya menegakkan emansipasi perempuan di tanah Sunda, dibangun Monumen Raden Dewi Sartika di Cicalengka, Kabupaten Bandung, tempat lahir Dewi Sartika.

Kamu bisa melakukan penjelajahan sejarah di sana untuk mengetahui lebih lanjut perjuangan pahlawan perempuan Jawa Barat ini.

Berbicara soal Jawa Barat, tepatnya Bandung terdapat kuliner khas yaitu kupat tahu.

Kupat tahu ala Bandung, berisi ketupat, tahu kuning goreng, telur rebus, taoge, kerupuk merah, dan disiram bumbu kacang kental yang terasa kencurnya.

Simak resep kupat tahu bandung berikut ini, dikutip dari buku "Wisata Kuliner Makanan Daerah Khas Bandung" (2013) karya Miftah Sanaji terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

Baca juga:

Resep kupat tahu bandung

Bahan:

  • 10 buah ketupat
  • 10 potong tahu kuning, digoreng
  • 3 butir telur rebus, diiris bundar
  • 250 gram taoge panjang direbus sebentar
  • 2 sdm bawang goreng
  • 100 gram kerupuk merah

Bahan bumbu kacang:

  • 250 gram kacang tanah, digoreng
  • 100 gram gula merah
  • 1 iris kecil kencur
  • 1 sdm bawang putih goreng
  • 100 ml air asam
  • 100 ml santan
  • 5 sdm kecap manis
  • Garam secukupnya
  • Air jeruk limau secukupnya

Baca juga:

Cara membuat kupat tahu bandung:

1. Bumbu kacang: Haluskan kacang tanah, gula merah, kencur dan bawang putih goreng dengan menggunakan blender atau diuleg.

2. Campur adonan kacang tanah yang telah dihaluskan bersama air asam dan santan, aduk hingga rata, lalu masak dalam panci hingga mendidih.

Tambahkan kecap manis, garam, dan air jeruk limau, aduk rata, angkat, sisihkan.

3. Ambil piring saji, letakkan ketupat, tahu, telur, dan taoge, lalu siram dengan bumbu kacang, atasnya beri taburan bawang goreng dan kerupuk. Hidangkan bersama sambal rawit.

Sambal rawit: 20 buah cabai rawit, dihaluskan campur dengan garam.

Buku "Wisata Kuliner Makanan Daerah Khas Bandung" (2013) karya Miftah Sanaji terbitan PT Gramedia Pustaka Utama bisa dibeli di Gramedia.com.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.