Kompas.com - 30/05/2021, 19:07 WIB
Ilustrasi steak daging dan kentang. PEXELS/ Kasumi Loffler Ilustrasi steak daging dan kentang.

KOMPAS.com - Dalam penyajiannya, steak memiliki beberapa tingkat kematangan yang berbeda. Ada rare, medium rare, medium, medium well, dan well done.

Memasak steak dengan tingkat kematangan tertentu akan mudah bagi seorang koki profesional.

Baca juga: Resep Steak Salmon Filet Bumbu Bawang Putih, Masak Pakai Wajan Teflon

Namun, jika kamu membuat steak sendiri di rumah, mungkin akan sulit untuk mengetahui waktu masak sesuai ingkat kematangan yang diinginkan.

Salah satu alat bantu yang bisa digunakan saat memasak steak adalah termometer daging.

Melansir Insider, menggunakan termometer daging akan membantu orang untuk memastikan daging tidak terlalu matang atau justru terlalu matang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Christopher Arturo, seorang instruktur koki seni kuliner senior di Institute of Culinary Education mengatakan bahwa jumlah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu tertentu pada daging sangat bervariasi.

Semakin tebal dagingnya maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu ideal.

Baca juga: Cara Membuat Steak Pakai Air Fryer, Dagingnya Lembut dan Juicy

Arturo menyarankan dua metode memasak steak yang berbeda.

Pertama, kamu dapat menggunakan teknik pan seared, yaitu memasak dengan menggunakan wajan datar pada suhu tinggi dan melanjutkan proses dengan memanggangnya dalam oven.

Kedua, kamu bisa memanggangnya langsung dengan teknik grilling, yaitu membakar daging menggunakan alat bakaran.

Baca juga: Cara Potong Daging untuk Steak, biar Tidak Alot dan Kering

Jika kamu masih bingung untuk menentukan suhu saat memasak steak, simak kombinasi metode memasak terbaik untuk mencapai tingkat kematangan steak yang diinginkan.

1. Rare steak

Suhu steak dengan tingkat kematangan rare atau sebagian besar masih mentah biasanya berada di antara 125-130 derajat fahrenheit atau sekitar 55 derajat Celcius.

Menurut Arturo, level ini biasanya hanya membutuhkan pembakaran cepat di kedua sisi untuk memicu reaksi Maillard.

Reaksi Maillard adalah reaksi kimia antara asam amino dan gula pereduksi dalam daging yang menghasilkan kecoklatan di bagian luar.

Baca juga: Cara Masak Steak agar Dagingnya Empuk dan Juicy

Jika kamu membakar daging steak menggunakan teknik pan seared, akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga menit.

Setelah itu, proses memasak harus dilanjutkan dengan memanggang steak di dalam oven selama 9-11 menit untuk satu daging berukuran ketebalan empat centimeter.

Kamu bisa mempercepat durasi dengan memanggang steak langsung menggunakan teknik grilling selama empat sampai enam menit untuk setiap sisi daging.

2. Medium rare steak

ilustrasi medium rare beef steak. SHUTTERSTOCK/Anton27 ilustrasi medium rare beef steak.

Memasak steak dengan tingkat kematangan setengah matang disarankan untuk menggunakan suhu sekitar 57 derajat celcius.

Arturo merekomendasikan untuk menggunakan teknik pan seared di setiap sisi daging selama dua menit agar bisa mendapatkan kerak cokelat keemasan terlebih dahulu.

Setelah itu, kamu bisa menempatkannya dalam oven konveksi yang sudah disetel dengan suhu 218 derajat celcius atau oven biasa dengan suhu 232 derajat celcius selama tiga menit.

Baca juga: 15 Restoran Steak di Bandung, Mulai dari Rp 25.000-an

Jika kamu menggunakan metode panggang biasa, steak dengan ketebalan hampir empat centimeter dapat memakan waktu selama lima sampai enam menit untuk setiap sisinya.

Halaman:


Sumber Insider
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X