Kompas.com - 19/04/2021, 13:43 WIB
Ilustrasi kue putri salju dok. shutterstock/EdgunnIlustrasi kue putri salju


KOMPAS.com – Kue putri salju merupakan salah satu kue kering klasik yang rutin muncul di rumah-rumah orang Indonesia khususnya saat hari raya seperti Idul Fitri atau Natal.

Kue ini biasanya berbentuk bulan sabit dan diberi taburan gula halus. Taburan gula halus tersebut memberikan sensasi dingin pada kue.

Adonan kue putri salju cukup renyah ketika digigit, tetapi lembut dan lumer ketika masuk ke mulut.

Namun, ada beberapa kue putri salju yang sangat mudah hancur bahkan ketika baru diambil dengan tangan.

Berikut ini ada beberapa tips ala Pastry Chef Disy Ery Braswito dan Head Pastry Chef Beau Bakery Arief Maulana Ikhsan untuk membuat kue putri salju yang lembut dan lumer di mulut tetapi tidak gampang hancur.

Baca juga: Resep Putri Salju, Kue Kering yang Lumer di Mulut

1. Pakai tepung protein rendah

Pertama adalah gunakan tepung protein rendah. Penggunaan tepung protein rendah ini berguna agar kue tetap renyah tapi tidak keras.

Semakin rendah kandungan protein dalam tepung, maka akan semakin membuat kue renyah tanpa jadi keras.

“Protein yang di tepung itu akan menghasilkan gluten. Semakin tinggi protein akan menyebabkan cookies semakin keras,” kata Arief ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Sebaliknya, Arief menyebutkan semakin rendah gluten tepung terigu maka semakin renyah kue kering.

Baca juga: Jenis Tepung Terigu untuk Kue Kering, Penting agar Kue Tidak Keras

Ilustrasi tepung maizena yang terbuat dari pati jagung. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi tepung maizena yang terbuat dari pati jagung.

2. Pakai tepung maizena

Selanjutnya, tambahkan tepung maizena ke dalam adonan. Tepung maizena berfungsi untuk mengikis jumlah protein dalam tepung hingga hampir habis.

Dengan jumlah protein yang semakin sedikit, maka kue akan semakin renyah dan tidak keras tentunya.

Baca juga: Apa Fungsi Tepung Maizena pada Nastar dan Kue Kering Lain?

3. Ayak tepung dan gula

Langkah yang tak kalah penting adalah mengayak tepung dan gula halus sebelum dicampur jadi adonan.

Gunanya untuk menyaring gumpalan tepung dan gula agar tidak membuat adonan kurang halus.

Selain itu, berguna juga untuk menyaring kotoran yang mungkin ada di dalam tepung atau gula.

Baca juga: 3 Fakta Gula Kastor, Gula Halus untuk Membuat Kue Busa

4. Jangan pakai telur

Kue putri salju merupakan salah satu jenis kue kering yang adonannya tidak menggunakan telur sama sekali.

“Kenapa kok kita suka ada yang keras? Kadang kita kasih telur dan telurnya kebanyakan. Makanya adonan jadi kayak karet,” terang Disy ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Penggunaan telur dapat membuat kue putri salju jadi gampang hancur. Jika ingin menambahkan telur, Disy mengatakan bisa-bisa saja. Namun, harus diperhatikan jumlahnya.

Cukup gunakan satu butir telur jika memang dirasa perlu untuk mengikat adonan.

Baca juga: 4 Cara Cepat Pisahkan Kuning dan Putih Telur, Bekal Bikin Kue Kering

ilustrasi kacang meteshutterstock/Edalin Photography ilustrasi kacang mete

5. Pakai kacang mete

Penggunaan kacang mete juga sangat penting. Kacang mete penting untuk menghasilkan kue putri salju yang otentik.

Jangan diganti dengan kacang jenis lain, misalnya kacang tanah karena rasanya pasti akan jadi berbeda.

Baca juga: Cara Kupas Kacang Hijau dengan Cepat dan Mudah

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X