Kompas.com - 23/01/2021, 18:09 WIB
Ilustrasi orang mencuci ayam. SHUTTERSTOCK/ VLADYSLAV LEHIRIlustrasi orang mencuci ayam.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Sebuah studi dari Drexel University menemukan bahwa hampir 90 persen orang mencuci daging ayam sebelum dimasak. Konon karena hal ini sudah lama dilakukan sejak turun-temurun. 

Namun apakah sebetulnya cara tersebut sudah benar? Atau, justru sebaliknya? Guna mengetahui jawabannya, silakan simak ulasan berikut. 

Baca juga: Kenapa Daging Ayam Tidak Boleh Dimakan Mentah?

Apakah daging ayam perlu dicuci?

Ilustrasi chicken lollipop dan dada ayam mentah. SHUTTERSTOCK/AALA_IMAGES Ilustrasi chicken lollipop dan dada ayam mentah.

Penelitan yang dilakukan oleh Drexel Univesity menyebut bahwa sebetulnya daging ayam tidak perlu dicuci sebelum dimasak.

Proses pencucian akan membuat daging ayam mentah terkontaminasi bakteri patogen seperti  campylobacter, salmonela, dan Clostridium perfringens.

Bakteri tersebut dapat memicu keluhan kesehatan, seperti diare dan mual. 

Disebutkan juga bahwa proses pencucian daging ayam dapat membuat bakteri menyebar ke seluruh area dapur.

Baca juga: Cara Pilih Daging Ayam Segar, Lihat dari 3 Hal Ini...

Walau tidak terlihat cipratan air saat mencucinya, tetapi bakteri tersebut bisa saja mengontaminasi wastafel, perkakas dapur, maupun bahan makanan di sekitarnya. 

Bahkan USDA’s Dietary Guidelines untuk Amerika dalam laman Food Network menyarankan hal yang sama. Alasannya pun sama dengan yang disebutkan dilakukan oleh Universitas Draxel. 

Cara memperlakukan daging ayam segar 

Ilustrasi penjual daging ayam. PEXELS/ ARTEM BALIAIKIN Ilustrasi penjual daging ayam.

Sebetulnya agak sulit untuk menjaga supaya daging ayam tidak terkontaminasi bakteri.

Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dipraktikkan untuk meminimalisir pertumbuhan dan penyebaran bakteri pada daging ayam segar.

Berikut caranya:

1. Saat berbelanja, segera masukkan daging ayam segar ke dalam kantung sekali pakai supaya bakterinya tidak menyebar ke bahan makanan lainnya.

Jangan pula menaruh ayam dalam satu keranjang belanja yang sama dengan makanan lainnya.

2. Simpan daging ayam menggunakan kantung sekali pakai atau wadah plastik supaya airnya tidak menetes.

3. Sebelum mengolah daging ayam, cuci tangan dulu selama 20 detik menggunakan sabun. Keluarkan ayam dari kemasan lalu segera masukkan ke dalam panci.

Proses pemanasan akan membuat bakteri dalam daging ayam mati seketika. Gunakan termometer untuk memastikan tingkat kematangan ayam. Suhu ayam matang sekitar 73 derajat celicius.

4. Gunakan talenan terpisah untuk memotong daging ayam dan bahan masakan lainnya.

Jangan lupa meletakkan daging ayam yang sudah dipotong di atas piring maupun talenan yang sudah bersentuhan dengan daging ayam matang atau bahan lainnya.

Setelah digunakan segera cuci piring dan talenan menggunakan air panas dan sabun.

5. Jika daging ayam masih sisa, segera simpan dalam wadah bersih dan bekukan.

Baca juga: Cara Simpan Ayam di Kulkas dan Freezer, Awet sampai 9 Bulan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X