Kenapa Daging Ayam Tidak Boleh Dimakan Mentah?

Kompas.com - 05/08/2020, 19:19 WIB
Ilustrasi daging ayam. pixabay.com/RitaEIlustrasi daging ayam.

KOMPAS.com - Kalau membuat steak daging sapi ada tingkat kematangan mulai dari rare atau sebagian besar mentah sampai well-done atau matang sempurna.

Baca juga: Catat, Ini 5 Tingkat Kematangan Steak yang Mantap

Namun, hal itu tidak berlaku pada daging ayam. Pasalnya, daging ayam harus dimasak sampai matang sempurna.

Melansir Healthline, daging ayam merupakan salah satu makanan yang dapat mengakibatkan keracunan.

Mengapa bisa seperti itu dan bagaimana cara mengolah daging ayam dengan aman? Simak ulasan berikut.

Mengandung bakteri Salmonella dan Campylobacter

Memakan ayam mentah akan meningkatkan risiko berkembangnya bakteri Salmonella dan Campylobacter pada tubuh.

Kebanyakan orang yang mengalami keracunan makanan akan pulih tanpa efek mengalami kompilasi.

Namun, beberapa orang bisa saja mengalami komplikasi yang lebih serius seperti gagal ginjal, radang sendi kronis, dan kerusakan otak dan saraf.

Tamika Sim, direktur Komunikasi Teknologi Pangan di International Food Information Council Foundation, mengatakan makan ayam mentah sama sekali tidak sebanding dengan risikonya.

“Setelah kamu makan ayam mentah, yang dapat mengandung bakteri penyebab keracunan, tubuh akan melakukan respons kekebalan. Pada dasarnya, sel-sel khusus dalam tubuh  akan melawan bakteri tersebut dan membunuhnya lalu mencoba mencegahnya berkembang biak atau menyebarkan racun berbahaya," kata Sim dilansir dari Healthline.

Gejala penyakit keracunan makanan dapat bervariasi, tetapi biasanya bisa terlihat dari mual, kram perut, diare, muntah dan dehidrasi.

Ilustrasi daging ayam.pixabay.com/byrev Ilustrasi daging ayam.

Halaman:

Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X