Kompas.com - 05/05/2021, 15:41 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 dinilai berperan mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis digital dan diperkirakan masih akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Hal ini didorong bergesernya gaya hidup dan budaya konsumsi masyarakat yang semakin erat dengan penggunaan teknologi.

Transformasi digital business dan menjamurnya finance technology (fintech) menjadi keniscayaan seiring pertumbuhan e-commerce dan digital baking yang telah menjadi primadona.

Menjawab tantangan tersebut, Kalbis Institute secara resmi meluncurkan program terbaru untuk jenjang Pascasarjana Program Magister Manajemen, secara khusus MM in Digital Business and FinTech.

Melalui rilis resmi (5/5/2021), Raymond Christantyo, Head of Branding and Communication · ‎Kalbis Institute menjelaskan program ini di desain untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi era digital.

"Ke depannya, setiap pekerja atau pebisnis harus membuat keputusan dengan menggunakan informasi berupa angka dan teks," ungkap Raymond.

Raymond menjelaskan, alat analisis data untuk melihat tren bisnis, memahami keterlibatan pelanggan, menilai kinerja keuangan, dan merancang sistem rantai pasokan (supply chain system) terbaik akan menjadi kebutuhan utama dalam menjawab tantanga Revolusi Industri 4.0.

"Memanfaatkan data untuk mengambil keputusan pengelolaan pemasaran, keuangan, dan operasi, serta sumber daya manusia juga akan sangat diperlukan ke depannya. Dampak strategis pemanfaatan analisis data pada bisnis akan menjadi sangat penting," jelasnya.

Baca juga: Ini Lho Beda Jurusan Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Industri

Analisa kompleks lewat data science

Prof. John Vong, Program Leader of MM in Digital Business and FinTech Kalbis Institute juga menguatkan bahwa ke depan dibutuhkan analisa kompleks dan ini menjadi kompetensi yang dibutuhkan oleh setiap pengambil keputusan.

“Secara khusus kemampuan untuk mengembangkan wawasan dan pandangan ke depan berdasarkan analisis data yang kompleks, menjadi keterampilan penting bagi manajer masa kini," ungkap Prof. John.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.