Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Prof Adiwijaya
Guru Besar Telkom University

Peneliti dan praktisi bidang data science dan digital leadership

Menavigasi Pendidikan Tinggi pada Era Digital: Tantangan dan Peluang

Kompas.com - 02/05/2024, 15:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KESIAPAN digital (digital readiness) merupakan kemampuan suatu organisasi untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan operasinya secara efektif.

Ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan daya saing dan relevansi di era digital yang meliputi investasi infrastruktur digital, pengembangan keterampilan digital, dan perubahan dalam budaya organisasi untuk mendorong inovasi dan adaptasi.

Kesiapan digital diperlukan untuk berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan tinggi yang mencakup model pembelajaran, penelitian, dan administrasi di perguruan tinggi serta aspek lainnya.

Saat ini, platform pembelajaran online, Massive Open Online Courses (MOOCs), dan sumber daya pendidikan digital telah mendemokratisasi akses ke pendidikan, memungkinkan pembelajar untuk mengakses konten berkualitas tinggi kapan saja dan dari mana saja dengan menggunakan koneksi internet.

Hambatan tradisional terhadap pendidikan, seperti jarak geografis dan konflik jadwal, telah dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga memperluas dan meningkatkan akses terhadap sumber pembelajaran.

Untuk mendukung proses pembelajaran, alat dan teknologi digital telah memungkinkan pendekatan pedagogis inovatif, seperti flipped classrooms, sistem pembelajaran adaptif, dan gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman pembelajaran yang dipersonalisasi.

Konten multimedia interaktif, simulasi, dan aplikasi virtual reality telah memperkaya materi pendidikan, memberikan siswa pengalaman pembelajaran yang mendalam dan experiential.

Platform pendidikan online dan mekanisme pengakuan mikrokredensial telah menantang monopoli lembaga pendidikan tradisional dalam pengakuan dan sertifikasi.

Penyedia non-tradisional, termasuk perusahaan teknologi dan startup pembelajaran online, telah memasuki pasar pendidikan, menawarkan jalur alternatif untuk pengembangan keterampilan dan kemajuan karier.

Lebih jauh, digitalisasi telah memungkinkan universitas untuk mengumpulkan dan menganalisis jumlah data yang besar tentang kinerja siswa, perilaku pembelajaran, dan hasil, menginformasikan pengambilan keputusan terkait desain kurikulum, layanan mahasiswa, dan alokasi sumber daya.

Analisis prediktif dalam pembelajaran telah dimanfaatkan untuk mengidentifikasi siswa berisiko, memberikan intervensi yang dipersonalisasi, dan mengoptimalkan jalur pembelajaran.

Sejalan dengan ini, peran pendidik telah berkembang dari penyampaian konten menjadi fasilitator, mentorship, dan pembimbingan, karena teknologi digital mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan memungkinkan pembelajaran mandiri.

Pendidik harus memahami literasi digital dan memiliki keterampilan terkait sehingga mampu menyesuaikan diri dengan metodologi dan teknologi baru yang secara efektif mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.

Secara keseluruhan, disrupsi digital dalam pendidikan tinggi menawarkan peluang dan tantangan bagi institusi, pendidik, dan pembelajar untuk terus memupuk literasi digital dan beradaptasi dengan paradigma pendidikan yang berubah di era digital.

Sejalan dengan hal tersebut, antisipasi terhadap tantangan dan dampak digitalisasi pada perguruan tinggi perlu diantisipasi melalui berbagai dimensi berikut:

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com