Kompas.com - 10/03/2021, 17:43 WIB
Ilustrasi guru sedang memerhatikan perbedaan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. DOK. PEXELSIlustrasi guru sedang memerhatikan perbedaan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Mendikbud Nadiem Makarim menegaskan masih banyak pemerintah daerah (Pemda) yang belum mengajukan formasi guru untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dia menyebutkan, ada 58 daerah yang sama sekali tidak mengajukan formasi guru PPPK.

Baca juga: Kemendikbud: Pemda Ajukan 568.238 Guru Jadi PPPK

"Dari angka itu 29 daerah diantaranya berada di Papua dan Papua Barat. Itu yang sedang kami tangani," ujar Nadiem secara daring dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (10/3/2021).

Nadiem mengaku, masih minimnya Pemda mengajukan formasi PPPK bukan akibat sosialisasi yang kurang.

Padahal sampai dirinya terjun langsung ke sejumlah daerah untuk memberitahukan program PPPK.

Tak lupa, sosialisasi juga menggunakan acara-acara seperti webinar bersama pemerintah daerah di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikitnya permintaan formasi PPPK, bilang dia, karena Pemda masih belum yakin dengan program PPPK.

Dia memaklumi kejadian itu, karena total formasi PPPK di tahun ini mencapai 1 juta. Angka itu yang terbesar dan belum pernah dilakukan sebelumnya.

Baca juga: Bekali Materi Belajar, Mendikbud: Demi Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK

"Tidak heran juga banyak pemda yang belum percaya. Pejabat daerah masih setengah percaya terkait ada formasi (PPPK) sebesar itu," ungkapnya.

Meski banyak Pemda yang belum percaya, lanjut dia, tapi ada daerah yang mengajukan lebih banyak formasi PPPK dari porsi yang dibutuhkan Kemendikbud.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X