Kompas.com - 13/02/2021, 13:49 WIB

KOMPAS.com - Upaya pemerintah memenuhi hak guru honorer, dilakukan melalui seleksi satu juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bagi guru honorer segala usia.

Dilansir dari laman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dirjen GTK Kemendikbud, Iwan Syahril mengatakan bahwa mekanisme ASN PPPK dapat menjadi salah satu solusi untuk menghindari terjadinya kasus seperti di Bone.

Sebelumnya, terdapat salah satu guru honorer yang memposting besaran gaji yang ia terima. Namun, imbas postingan gaji tersebut berujung pada pemecatan si guru.

Iwan mengatakan jika seleksi PPPK ini sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah kekurangan guru.

Baca juga: Program Seleksi 1 Juta Guru PPPK Didukung Penuh Pemda

Termasuk, masalah kesejahteraan guru honorer dan perlindungan kerja guru di berbagai daerah.

Iwan menjelaskan, PPPK dan PNS statusnya sama-sama aparatur sipil negara (ASN). Hal ini, berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

"Gaji dan tunjangan PPPK sama dengan PNS. Hal ini akan menjawab persoalan kesejahteraan guru honorer. Selain itu, pada managemen PPPK, terdapat pasal pemutusan hubungan perjanjian kerja yang sudah diatur dan ada prosedurnya sehingga bisa memberikan perlindungan kerja kepada guru," tegas Iwan.

Kemendikbud sebenarnya sudah mengeluarkan kebijakan untuk mendukung guru honorer melalui Perubahan Mekanisme Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada satuan pendidikan.

Dalam mekanisme tersebut, pembayaran kepada guru honorer yang awalnya hanya dibatasi maksimal 15 persen, kini diubah menjadi maksimal 50 persen dari dana BOS.

Baca juga: Ini 8 Hal Penting Terkait Seleksi 1 Juta Guru PPPK 2021

"Hingga pada masa pandemi ini, kebijakan penggunaan dana BOS sudah diberikan kepada satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing," tambah Iwan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.