Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UAD Buka Beasiswa S1 Kedokteran 2024, Kuliah Gratis dan Tunjangan

Kompas.com - 10/05/2024, 17:10 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuka beasiswa kuliah S1 Jurusan Kedokteran di tahun 2024.

Beasiswa ini menawarkan pembebasan Biaya Pendidikan delapan semester jenjang Sarjana Kedokteran, biaya Pendidikan Profesi Dokter (PPD) empat semester, dan bantuan biaya hidup.

Pendaftaran beasiswa ini dibuka sampai 24 Mei 2024 dan dikhususkan bagi siswa SMA, MA lulusan IPA tahun 2023 dan 2024.

Namun, program bantuan biaya ini diprioritaskan untuk mahasiswa baru Kedokteran yang berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah/’Aisyiyah, Pondok Pesantren Muhammadiyah/’Aisyiyah yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan motivasi berprestasi tetapi kurang mampu secara ekonomi.

Baca juga: 3 Beasiswa S2 dan S3 LPDP 2024 Luar Negeri yang Sekarang Masih Buka

Perlu diketahui, UAD adalah perguruan tinggi swasta unggul di Provinsi Yogyakarta. Jika Ingin mencoba mendaftar beasiswa S1 Kedokteran di UAD 2024? Berikut persyaratan, jadwal, yang dilansir dari laman resmi UAD.

Persyaratan daftar beasiswa Kedokteran UAD 2024

1. Warga Negara Indonesia

2. Siswa kelas XII SMA/MA IPA yang akan lulus pada tahun 2024 atau lulusan 2023

Baca juga: Biaya Kuliah Kedokteran UI, Unair, UGM, Unpad, Unhas 2024

3. Tidak mampu secara ekonomi yang didukung bukti sebagai berikut:

  • Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah (SMA) atau

Tercatat dalam DTKS atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian Sosial seperti:

  • Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada desil 3 (tiga) pada Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan oleh Kemenko PMK atau

Memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai dengan ketentuan :

  • Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 4.000.000 per bulan dalam 1 (satu) tahun terakhir atau Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000 setiap bulannya.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

4. Kader Persyarikatan Muhammadiyah

Baca juga: Ini 6 PTN dengan UKT Jurusan Kedokteran di Bawah Rp 20 Juta

5. Pendidikan orangtua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4

6. Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik

7. Tidak buta warna, sehat jasmani, bebas narkoba, dan sehat jiwa

8. Bersedia tidak menikah selama kuliah di UAD

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com