Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UPDATE Penembakan SD di Texas, 21 Korban Berada dalam Satu Ruang Kelas

Kompas.com - 25/05/2022, 21:30 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Sky News

TEXAS, KOMPAS.com - Semua korban dalam penembakan di sekolah dasar Texas berada di satu ruang kelas, menurut seorang pejabat keamanan publik negara bagian.

Dilansir Sky News, pria bersenjata itu membarikade dirinya di dalam ruang kelas, "menembak siapa pun yang menghalangi jalannya," kata pejabat itu.

Polisi dan lainnya yang menanggapi serangan hari Selasa (24/5/2022) memecahkan jendela di sekolah dalam upaya yang memungkinkan siswa dan guru di dalam untuk melarikan diri.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Pelaku Penembakan Sekolah Texas dan Jejak Akun Instagram Misteriusnya?

Hal ini dikonfirmasi Letnan Christopher Olivarez dari Departemen Keamanan Publik Texas mengatakan kepada NBC's Today.

Olivarez juga mengatakan kepada CNN bahwa semua korban berada di ruang kelas kelas empat (9-10 tahun) yang sama di Sekolah Dasar Robb di Uvalde, yang berjarak sekitar 130 km sebelah barat San Antonio.

Salvador Ramos, 18 tahun, memasuki sekolah setelah terlibat baku tembak dengan pihak berwenang dan sebelumnya menembak neneknya.

Beberapa anak di dalam kelas selamat dari penembakan dengan luka-luka, kata Olivarez kepada Fox News.

Baca juga: Fakta-fakta Penembakan SD di Texas, Tersangka Juga Pelajar

"Kami tahu bahwa ada beberapa anak yang selamat, yang terluka. Saya belum memiliki jumlah pasti kali ini," katanya.

Salvador Ramos disebut mengalami "gangguan rumah tangga" sebelum menembak.

Sebanyak 21 orang tewas, termasuk dua guru dan 19 anak-anak. Beberapa korban dari penembakan tersebut telah disebutkan namanya.

Dia akhirnya ditembak mati setelah melakukan pembantaian sekolah paling mematikan di Amerika sejak serangan terhadap Sandy Hook Elementary di Connecticut pada 2012, di mana 27 orang tewas.

Baca juga: Tersangka Penembakan SD di Texas Tembak Neneknya Dulu Sebelum Lancarkan Aksinya

Presiden AS Joe Biden mengungkapkan kekesalannya atas "pembantaian lain" dan mengatakan sudah waktunya untuk bertindak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com