Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Coba Serang Tentara Israel, 2 Warga Palestina Tewas Ditembak

Kompas.com - 21/04/2024, 18:07 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber Al Jazeera

TEPI BARAT, KOMPAS.com - Kantor berita Wafa melaporkan bahwa dua warga Palestina tewas ditembak tentara Israel di Tepi Barat pada Minggu (21/4/2024).

Wafa melaporkan bahwa orang-orang tersebut meninggal karena luka yang mereka alami setelah ditembaki pasukan Israel.

Menurut keterangan Militer Israel, kedua pria tersebut berusaha menikam dan menembak tentara Israel di dekat desa.

Baca juga: Saat Ini, Israel-Iran Siap Lakukan Deeskalasi

"Salah satu orang berusaha menikam tentara Israel yang berada di daerah tersebut, yang membalas dengan tembakan hingga tewas," kata militer dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, dikutip dari Al Jazeera.

"Pada saat yang sama, seorang pria lainnya melepaskan tembakan ke arah tentara," tutur tentara tersebut, seraya menambahkan bahwa pria itu juga telah dinetralisir.

Penggerebekan hari Minggu terjadi setelah setidaknya 14 orang tewas dalam tiga hari serangan di kamp pengungsi Nur Shams di Tepi Barat yang diduduki.

Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan pada Sabtu malam bahwa kru mereka telah mengevakuasi 14 korban dari kamp Nur Shams ke rumah sakit.

Tentara Israel mengatakan tentaranya telah membunuh 10 pejuang selama operasi tersebut, yang dikatakan dimulai pada hari Kamis.

Hamdah Salhut dari Al Jazeera mengatakan pada hari Minggu bahwa setidaknya ada lima serangan aktif di seluruh wilayah tersebut, terutama berfokus pada wilayah Nablus, Hebron dan Ramallah.

"Setidaknya satu warga Palestina telah ditangkap di Nablus. Di Hebron, di desa Beit Ummar, pasukan Israel menyerbu salah satu rumah, dilaporkan sedang mencari seseorang," jelas dia.

Baca juga: Warga Gaza Gunakan Panel Surya untuk Menyalakan Pompa Sumur dan Hasilkan Air Bersih

Menurut Wafa, setidaknya empat orang ditangkap di Hebron.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

 Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Global
Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Global
Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Global
Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Global
Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Global
Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Global
Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Global
Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Global
Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Global
China 'Hukum' Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

China "Hukum" Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

Global
UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

Global
Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Global
AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

Global
Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com