Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bocah 10 Tahun Meninggal Usai Makan Kue Ulang Tahunnya, Sempat Mengeluh Mual dan Haus

Kompas.com - 04/04/2024, 18:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Manvi, seorang gadis berusia 10 tahun yang tengah duduk di kelas 5 sekolah dasar meninggal dunia sehari setelah perayaan ulang tahunnya, Senin (25/3/2024).

Insiden itu terjadi di rumahnya yang berada di Punjab, India utara.

Kakek Manvi, Harban Lal menduga, cucunya meninggal dunia karena mengonsumsi kue ulang tahun yang dipesannya melalui aplikasi online, Zomato.

Dia mencatat, nama toko roti di tagihan dan toko roti yang dipesannya tidak sama. Hal itu menimbulkan spekulasi bahwa toko roti itu beroperasi dengan infrastruktur minimal dengan pengaturan ruangan yang kecil untuk memenuhi pesanan online.

"Kami juga memantau konsep cloud kitchen ini karena nama toko roti ini terus berubah di Zomato," ujar seorang pejabat kepolisian setempat, Sarfaraz Alam, dilansir dari Independent.

Toko roti seperti itu biasanya mengemas makanan dari lokasi pusat dan menawarkan fleksibilitas serta efektivitas biaya dalam operasi mereka.

Untuk mengusut penyebab kematian Manvi, keluarganya membawa sampel kue ulang tahun tersebut ke departemen kesehatan setempat.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun Ke-117, Orang Tertua di Dunia Hidup Sehat Tanpa Penyakit Kardiovaskular

Korban merasa mual dan haus

Insiden nahas itu terjadi di hari ulang tahun Manvi, tepatnya pada Minggu (24/3/2024) di Punjab, India utara.

Saat itu, keluarga Manvi memesan kue ulang tahun melalui aplikasi pesan antar makanan online. Mereka kemudian menyantap kue tersebut di malam hari, sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Sebuah video keluarga yang tengah merayakan ulang tahun Manvi menjadi viral setelah kematiannya.

Malam harinya, Manvi terbangun dari tidur lelapnya. Ia muntah-muntah dan mengeluhkan haus.

Manvi juga mengatakan bahwa mulutnya terasa kering dan meminta air putih sebelum akhirnya kembali tidur.

Keesokan harinya, kondisinya semakin memburuk dan tak sadarkan diri. Keluarga segera membawa Manvi ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

Di rumah sakit, Manvi diberi oksigen dan menjalani elektrokardiogram, yaitu tes diagnostik yang mengukur aktivitas listrik jantung.

Sayang, tak lama kemudian, Manvi dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Penjelasan Polda Papua Barat soal Oknum Polisi yang Diduga Lecehkan TNI dengan Jilati Kue Ulang Tahun

Halaman:

Terkini Lainnya

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Tren
Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Tren
5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

Tren
Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Tren
Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Tren
Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Tren
Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Tren
Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Tren
Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Tren
Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Tren
Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Tren
Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Tren
Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Tren
Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Tren
Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com