Kompas.com - 18/05/2022, 18:05 WIB

KOMPAS.com - Saat masa kehamilan, seorang ibu dapat mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi ini disebut preeklamsia, yaitu hipertensi yang diakibatkan kehamilan.

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan berpotensi berbahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi.

Biasanya, preeklamsia terjadi saat usia kehamilan mencapai 20 minggu pada wanita yang tekanan darah sebelumnya berada dalam kisaran standar.

Sehingga, penting bagi ibu hamil untuk waspada dan tetap menjaga kesehatan tubuh agar tidak terjadi komplikasi.

Baca juga: Apa Saja Tanda Awal Kehamilan yang Harus Diketahui?

Seseorang dengan preeklamsia kemungkinan memiliki tekanan darah tinggi, kadar protein tinggi dalam urin yang mengindikasikan kerusakan ginjal (proteinuria), atau tanda-tanda kerusakan organ lainnya.

Apabila tidak diobati, preeklamsia dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan fatal bagi ibu dan bayi.

Gejala preeklamsia

Ciri khas preeklamsia adalah tekanan darah tinggi, proteinuria, atau tanda-tanda kerusakan ginjal maupun organ lainnya. Tapi, mungkin seorang ibu hamil tidak memiliki gejala yang terlihat.

Tanda-tanda pertama preeklamsia sering terdeteksi selama kunjungan rutin prenatal dengan penyedia layanan kesehatan. Seiring dengan tekanan darah tinggi, tanda dan gejala preeklamsia kemungkinan termasuk:

  • Kelebihan protein dalam urin (proteinuria) atau tanda-tanda lain dari masalah ginjal
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah
  • Peningkatan enzim hati yang menunjukkan masalah hati
  • Sakit kepala parah
  • Perubahan penglihatan, termasuk kehilangan penglihatan sementara, penglihatan kabur, atau sensitivitas cahaya
  • Sesak napas, disebabkan oleh cairan di paru-paru
  • Nyeri di perut bagian atas, biasanya di bawah tulang rusuk di sisi kanan
  • Mual atau muntah

Kenaikan berat badan dan pembengkakan (edema) merupakan hal yang wajar selama kehamilan. Tapi, kenaikan berat badan yang tiba-tiba atau munculnya edema secara tiba-tiba terutama di wajah dan tangan mungkin menjadi tanda preeklamsia.

Baca juga: Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.