Kompas.com - 07/07/2021, 18:38 WIB
Masker dobel yang disarankan adalah masker medis untuk digunakan di dalam dan masker kain di bagian luar. SHUTTERSTOCK/PHUTTHARAKMasker dobel yang disarankan adalah masker medis untuk digunakan di dalam dan masker kain di bagian luar.

KOMPAS.com - Meski terasa lebih pengap, memakai dua masker atau double mask (masker dobel) menjadi pilihan yang bijak dalam menghindari, serta mengurangi risiko paparan varian baru Covid-19.

Namun sebenarnya, mengapa kita harus memakai masker dobel, dan apa fungsinya dalam mengurangi risiko penularan varian baru Covid-19?

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bhakti Wara, dr Nafiandi SpPK  mengatakan, varian-varian baru Covid-19 yang ditemukan saat ini memiliki kemampuan transmisi atau penularan yang lebih progresif dan cepat 20 persen dibandingkan dengan virus aslinya.

Baca juga: Masker Dobel Itu Bukan Pakai 2 Masker Bedah, Begini Cara Pakainya

Salah satunya adalah varian Delta, yang memiliki daya penularan cukup tinggi bisa menular ketika berpapasan karena adanya aerosol pernapasan yang terakumulasi dari orang terinfeksi.

Penularan cepat saat berpapasan ini juga sangat mungkin terjadi, terutama pada ruangan tertutup dengan ventilasi yang buruk, sehingga menyebabkan virusnya akan tetap bertahan di udara.

Pentingnya pakai double mask (masker dobel)

Sesuai anjuran Centers for Disease Control and Prevention (CDC), upayakanlah memakai masker dobel, yaitu masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dianjurkan untuk menggunakan masker bedah di dalam dan masker kain di luar, karena pemakaian seperti ini akan meningkatkan efektivitas filtrasi masker dan dapat memblokir 80 persen partikel,” ujar Nafriandi.

Masker medis dianjurkan berdasarkan standarisasi CDC’s NIOSH yang bertujuan untuk keseimbangan filtrasi tinggi, kemampuan bernapas secara adekuat dan optimal, serta resisten terhadap penetrasi cairan. 

Pemakaian masker dobel direkomendasikan CDC, dengan tujuan agar menutupi area wajah lebih ketat, sehingga mengurangi risiko transmisi sebesar 85 - 95 persen. 

Masker kain sebagai lapisan luar dapat memberikan penambahan perlindungan sekitar 50 – 70 persen.

Namun demikian, pada anak–anak sementara ini belum direkomendasikan pemakaian masker dobel, karena dapat membuat anak sulit bernapas. 

Baca juga: Cegah Risiko Penularan Varian Baru Covid-19, Begini Cara Memakai Masker yang Benar

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.