Dapat Skor 51, Jakarta Peringkat 20 Terendah Kota Layak Huni Dunia

Kompas.com - 28/06/2022, 10:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta masih punya banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan sejumlah aspek penting di Jakarta.

Tentu agar Jakarta ke depannya bisa menjadi kota layak huni bagi masyarakatnya.

Karena berdasarkan laporan Economist Intelligence Unit (EIU) bertajuk The Global Liveability Index 2022, Jakarta menempati urutan 20 terbawah.

Sementara survei ini menyasar 172 negara di dunia. Jadi, apabila Jakarta berada di urutan 20 terendah, artinya menduduki peringkat 153.

Tingkat kelayakan Jakarta untuk dihuni tercatat dengan indeks senilai 51 dari skor tertinggi 100. Nominal itu berdasarkan akumulasi dari lima indikator.

Baca juga: Lagi, Wina Jadi Kota Paling Layak Huni di Dunia

Pertama indikator stabilitas, Jakarta mendapatkan skor 60. Kejahatan kecil serta tindakan terorisme menjadi dua hal yang paling tidak diinginkan.

Lalu indikator kesehatan di Jakarta mendapatkan nilai yang cukup rendah, yakni 29. Penyebabnya, ketersediaan layanan kesehatan yang dinilai masih minim.

Untuk indikator budaya dan lingkungan, Jakarta mendapatkan nilai 49. Sedangkan untuk indikator infrastruktur, skornya adalah 57.

Terakhir yaitu indikator pendidikan, Jakarta memperoleh indeks senilai 67. Skor ini paling tinggi dibandingkan indikator-indikator lainnya.

Baca juga: Jakarta atau Surabaya, Manakah Kota yang Lebih Layak Huni?

Adapun total skor indeks Jakarta senilai 51 terpaut jauh dengan Wina di Austria yang meraih predikat kota paling layak huni di dunia. Total nilai indeks nya 99,1.

Di sisi lain, nilai indeks Jakarta mendekati Kota Teheran di Iran yang menempati peringkat 153 atau 10 terbawah dengan nilai indeks 44,0.

Serta Kota Damaskus di Syria yang menduduki peringkat terakhir yakni 172 dengan total nilai indeks 30,7.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.