Kompas.com - 17/10/2021, 06:00 WIB
Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru (BTS) di Jawa Timur. Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMEN TERIAN PUPRProgram Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru (BTS) di Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 430 unit rumah mendapatkan bantuan program sarana hunian pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Provinsi Jawa Timur.

Pembangunan yang memakan anggaran sebesar Rp 25,99 miliar ini terbagi dalam dua kebutuhan yaitu 120 unit usaha homestay (pondok wisata) dan 310 unit dibangun untuk usaha lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus homestay, pembagunannya dilaksanakan di empat kabupaten Jawa Timur yakni, Probolinggo sebanyak 32 unit dan Pasuruan 27 unit.

Sementara di Kabupaten Malang dan Lumajang masih-masing rumah yang dibedah menjadi layak huni sebanyak 33 unit dan 28 unit.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengatakan, progres konstruksi fisik di lapangan sudah mencapai 70 persen.

Baca juga: 120 Rusus Bakal Dibangun bagi Warga Terdampak Sirkuit Mandalika

"Nantinya, diharapkan selesai (pembangunannya) pada akhir tahun ini,” terang Khalawi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/10/2021).

Khalawi menjelaskan, pembangunan Sarhunta di KSPN BTS dilakukan demi mendorong wisatawan untuk mengunjungi tempat itu.

Kementerian PUPR siap mendukung pengembangan kawasan wista di Indonesia dengan menata dan meningkatkan kualitas rumah penduduk," tambahnya.

Dengan kondisi rumah penduduk yang kualitasnya telah ditingkatkan itu, maka para wisatawan yang berkunjung bisa lebih nyaman.

Pada situasi Pandemi Covid-19 ini, kata Khalawi, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah.

Dia berpendapat, adanya rumah layak huni baik dari sisi konstruksi bangunan seperti atap, lantai, dan dinding yang baik membuat mereka bisa hidup sehat dan terhindar dari paparan virus tersebut.

“Kami banyak menyalurkan bantuan berupa Sarhunta untuk mendukung KSPN," ungkap Khalawi.

Dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan geliat sektor pariwisata di tanah air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.