Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putin Beri Hadiah Kim Jong Un Mobil Buatan Rusia

Kompas.com - 20/02/2024, 14:15 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

PYONGYANG, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin memberi hadiah mobil buatan Rusia untuk Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, kata media Pemerintah Korut KCNA pada Selasa (20/2/2024).

"(Kim Jong Un) diberikan sebuah mobil buatan Rusia untuk penggunaan pribadi oleh Vladimir Vladimirovich Putin, Presiden Federasi Rusia," lapor KCNA, dikutip dari kantor berita AFP.

Adik perempuan Kim Jong Un yaitu Kim Yo Jong mengatakan, hadiah ini memperjelas hubungan pribadi antara dua pemimpin tertinggi itu.

Baca juga: Kim Jong Un Cap Korea Selatan sebagai Musuh Utama

Namun, laporan KCNA tidak menyebutkan model kendaraan yang diberikan Putin ke Kim Jong Un.

Hubungan Pyongyang dan Moskwa semakin dekat sejak Kim Jong Un bertamu ke Rusia tahun lalu.

Awal bulan ini contohnya, sekelompok turis dari Rusia yang menginap empat hari adalah grup wisatawan mancanegara pertama yang mendatangi Korea Utara sejak penutupan perbatasan karena pandemi Covid-19 pada 2020.

Sejak KTT Kim-Putin di Timur Jauh Rusia pada September 2023, Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan berulang kali mengeklaim Korea Utara mengirim senjata ke Moskwa untuk perang di Ukraina, dan meminta imbalan bantuan dalam program satelit.

Adapun Putin akan melakukan kunjungan balasan ke Pyongyang, tetapi belum diketahui waktunya.

Baca juga:

Kim Jong Un terkenal dengan kegemarannya akan mobil mewah. Ia pernah terlihat menaiki SUV Lexus dan Mercedes-Benz S-Class.

Laporan PBB pada 2021 menyebutkan, ada upaya pengiriman kendaraan mewah senilai lebih dari 1 juta dollar AS (kini Rp 15,65 miliar) yang diduga dari Uni Emirat Arab ke Ningbo di China, lalu dikirim ke Korut.

Korea Utara dilarang mengimpor kendaraan apa pun dalam sanki PBB akibat program persenjataannya yang terlarang.

Putin saat menjamu Kim Jong Un tahun lalu mengajaknya duduk di kursi belakang mobil limusin kepresidenan Aurus Senat.

Kim Jong Un sendiri tiba di lokasi juga dengan menaiki limusin, yaitu Maybach miliknya yang dibawa dengan kereta khusus bersamanya dari Korea Utara.

Baca juga: 4 Kendaraan Kim Jong Un ke Luar Negeri, Kereta Anti-Peluru dan Mobil Rp 34 Miliar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Terkini Lainnya

Viral Insiden Berebut Kursi dalam Kereta, Wanita Ini Tak Segan Duduki Penumpang Lain

Viral Insiden Berebut Kursi dalam Kereta, Wanita Ini Tak Segan Duduki Penumpang Lain

Global
7 Tahun Dikira Jantan, Kuda Nil di Jepang Ini Ternyata Betina

7 Tahun Dikira Jantan, Kuda Nil di Jepang Ini Ternyata Betina

Global
Perusahaan Asuransi AS Ungkap Pencurian Data Kesehatan Pribadi Warga AS dalam Jumlah Besar

Perusahaan Asuransi AS Ungkap Pencurian Data Kesehatan Pribadi Warga AS dalam Jumlah Besar

Global
China Kecam AS karena Tuduh Beijing Pasok Komponen ke Rusia untuk Perang di Ukraina

China Kecam AS karena Tuduh Beijing Pasok Komponen ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
Serangan Udara Rusia di Odessa Ukraina Lukai 9 Orang Termasuk 4 Anak

Serangan Udara Rusia di Odessa Ukraina Lukai 9 Orang Termasuk 4 Anak

Global
AS Klaim Tak Terapkan Standar Ganda soal Israel dan HAM, Apa Dalihnya?

AS Klaim Tak Terapkan Standar Ganda soal Israel dan HAM, Apa Dalihnya?

Global
Kecelakaan 2 Helikopter Malaysia Jatuh Terjadi Usai Rotornya Bersenggolan

Kecelakaan 2 Helikopter Malaysia Jatuh Terjadi Usai Rotornya Bersenggolan

Global
Kata Raja dan PM Malaysia soal Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut yang Tewaskan 10 Orang

Kata Raja dan PM Malaysia soal Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut yang Tewaskan 10 Orang

Global
Arab Saudi Jadi Ketua Komisi Perempuan, Picu Kecaman Pegiat HAM

Arab Saudi Jadi Ketua Komisi Perempuan, Picu Kecaman Pegiat HAM

Global
Malaysia Minta Video Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut Tak Disebarluaskan

Malaysia Minta Video Tabrakan 2 Helikopter Angkatan Laut Tak Disebarluaskan

Global
Puluhan Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Ditangkap di Kampus-kampus AS

Puluhan Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Ditangkap di Kampus-kampus AS

Global
Rangkuman Hari Ke-789 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Garis Depan Ukraina | Perjanjian Keamanan

Rangkuman Hari Ke-789 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Garis Depan Ukraina | Perjanjian Keamanan

Global
Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Internasional
AS Tak Mau Disebut Terapkan Standar Ganda pada Rusia dan Israel

AS Tak Mau Disebut Terapkan Standar Ganda pada Rusia dan Israel

Global
Serangan Israel ke Iran Sengaja Dibatasi Cakupannya

Serangan Israel ke Iran Sengaja Dibatasi Cakupannya

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com