Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putin: Ukraina, Masalah Hidup dan Mati bagi Rusia

Kompas.com - 18/02/2024, 18:27 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa perang dengan Ukraina adalah masalah hidup dan mati bagi Rusia.

Hal itu diungkapkan Putin dalam sambutannya yang disiarkan pada Minggu (18/2/2024). Ia menyatakan bahwa perang dua tahun ini sebagai perjuangan demi kelangsungan hidup Rusia.

Serta dalam upaya untuk menggalang sentimen patriotik di kalangan penduduknya yang sebagian besar apatis terhadap serangan tersebut.

Baca juga: Rusia Klaim Berhasil Rebut Kota Avdiivka Ukraina, Putin: Ini Kemenangan Penting

"Saya pikir masih penting bagi kami sendiri, dan terlebih lagi bagi pendengar dan pemirsa kami di luar negeri, untuk memahami cara berpikir kami," kata Putin dalam wawancara dengan TV pemerintah, dikutip dari AFP pada Minggu (18/2/2024).

"Segala sesuatu yang terjadi di lini depan Ukraina bagi mereka ini adalah peningkatan posisi taktis mereka, namun bagi kami ini adalah nasib kami, ini adalah masalah hidup dan mati," tegas Putin.

Di acara itu, Putin berbicara panjang lebar tentang sejarah Rusia dan terus-menerus mempertanyakan status kenegaraan Ukraina, sehingga menimbulkan kemarahan baik di Ukraina maupun Barat.

"Bagi pendengar dan pemirsa Barat, hal ini tidak mudah. Terlebih lagi bagi orang Amerika," kata Putin ketika ditanya tentang renungan sejarahnya yang panjang dalam wawancara dengan Carlson.

Baca juga: Rusia Sebut Indonesia Kandidat Kuat Gabung BRICS

"Sejarah Amerika Serikat berusia lebih dari 300 tahun, dan saya memulainya pada tahun 862. Jadi menurut saya tidak mudah bagi khalayak Amerika untuk memahaminya," ungkapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber AFP

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Global
AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

Global
[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

Global
Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Global
Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Global
Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Global
Wanita Ini Didiagnosis Mengidap 'Otak Cinta' Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Wanita Ini Didiagnosis Mengidap "Otak Cinta" Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Global
Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Global
Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Global
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Global
Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Global
Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Global
Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Global
Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Global
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com