Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Terus Berdampingan, Pria India Pesan Patung Mirip Mendiang Istrinya

Kompas.com - 14/01/2023, 11:01 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

NEW DELHI, KOMPAS.com – Seorang pria lanjut usia di India memilih mengabadikan sosok mendiang istrinya ke dalam patung supanya masih bisa berdampingan.

Dilansir dari Oddity Central, Selasa (10/1/2023), pria lansia tersebut bernama Tapas Sandilya (65), seorang pensiunan pegawai pemerintah dari Benggala Barat, India.

Dia kehilangan istrinya bernama Indrani yang sudah dinikahinya selama 39 tahun pada 2021, saat pandemi Covid-19 mengamuk.

Baca juga: Mesir Gagalkan Pencurian Patung Firaun Ramses II Seberat 10 Ton

Mulanya, Indrani dibawa ke rumah sakit di tengah menjalani diisolasi. Ketika Indrani meninggal, Tapas tidak bisa berada di sisinya.

Tapas merasa terpukul. Hingga akhirnya, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yakni menghadirkan sosok Indrani kembali ke kehidupannya melalui patung.

Ingatannya kembali saat dia dan Indrani mengunjungi kuil Iskcon di Mayapur sekitar 10 tahun lalu.

Kala itu, Indrani tidak bisa berhenti mengagumi patung yang terlihat sangat nyata dari pendiri ordo AC Bhaktivedanta Swami.

“Saat itulah Indrani meminta saya bahwa dia menginginkan patung serupa jika dia meninggal sebelum saya,” kata Tapas kepada The Times of India.

Baca juga: Harta Karun Patung Perunggu dari 2.00 Tahun Lalu Ditemukan Terbenam di Lumpur Kolam Air Panas Italia

Setelah cukup lama berupaya hingga berbulan-bulan, baru pada 2022, Sandilya menemukan seorang pematung yang bersedia mengerjakan patung istrinya berukuran asli dan berbahan silikon.

Tapas ikut menghabiskan waktu berhari-hari bekerja dengan pematung tersebut membuat cetakan tanah liat yang nantinya akan menjadi dasar pengecoran silikon.

Dia memastikan bahwa cetakan itu sesuai dengan keinginannya dan bersikeras bahwa tidak ada satu pun yang kurang dari ekspresi wajah Indrani untuknya.

Pada akhirnya, patung Indrani dari silikon dengan berat 30 Kilogram (Kg) diantar ke hadapan Tapas.

Baca juga: Bagian Mahkota Patung Liberty Dibuka Kembali Setelah 2,5 Tahun Ditutup

Dalam patung itu, Indrani mengenakan sari sutra Assam yang dikenakannya dalam resepsi pernikahan putranya.

“Keluarga saya sangat menentang gagasan memasang patung seperti itu. Akan tetapi mereka menyerah. Beberapa kerabat dan tetangga saya membantu,” kata Tapas kepada wartawan India.

“Jika kita bisa menyimpan foto-foto berbingkai di rumah setelah kematian seseorang, mengapa patung tidak?” sambungnya.

Baca juga: Patung Moai di Pulau Paskah Rusak Dilalap Kebakaran Hutan, Tak Bisa Diperbaiki Lagi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Perang di Gaza, Jumlah Korban Tewas Capai 35.000 Orang

Perang di Gaza, Jumlah Korban Tewas Capai 35.000 Orang

Global
143 Orang Tewas akibat Banjir di Brasil, 125 Lainnya Masih Hilang

143 Orang Tewas akibat Banjir di Brasil, 125 Lainnya Masih Hilang

Global
Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Global
Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Global
Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Global
PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

Global
Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Global
4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

Global
Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Global
Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Global
Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Global
Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Global
Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Global
Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Global
Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com