Kompas.com - 06/12/2021, 19:31 WIB
Menlu Inggris Liz Truss KBRI LONDONMenlu Inggris Liz Truss

INGGRIS, KOMPAS.com - Pemerintah Inggis mengecam para jenderal Myanmar setelah Aung San Suu Kyi, pemimpin sipil yang terguling dalam kudeta Myanmar, divonis penjara selama 4 tahun dengan tuduhan hasutan terhadap militer dan melanggar aturan pembatasan Covid-19, Senin (6/12/2021).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Liz Truss, mengatakan hukuman penjara adalah upaya mengerikan lainnya oleh rezim militer Myanmar untuk melumpuhkan oposisi dan menekan kebebasan dan demokrasi.

"Inggris menyerukan rezim untuk membebaskan tahanan politik, terlibat dalam dialog dan memungkinkan kembalinya demokrasi. Penahanan sewenang-wenang politisi terpilih hanya berisiko kerusuhan lebih lanjut," kata Liz Truss dikutip dari kantor berita AFP, Senin.

Baca juga: Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Suu Kyi yang kini berusia 76 tahun telah ditahan sejak militer melancarkan kudeta dan melengserkan pemerintahannya pada 1 Februari 2021.

Sejak itu junta Myanmar menambahkan banyak dakwaan lain terharap Suu Kyi, termasuk melanggar undang-undang rahasia resmi, korupsi, dan kecurangan pemilu.

Perempuan peraih Nobel Perdamaian ini pun bisa jadi menghadapi puluhan tahun tuntuan penjara jika terbukti bersalah dalam semua hal itu.

Mantan presiden Myanmar, Win Myint pada Senin ini juga dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun di bawah tuduhan awal yang sama dengan Suu Kyi, yakni penghasutan dan aturan Covid-19.

Namun, juru bicara junta militer Myanmar, Zaw Min Tun, mengatakan kepada AFP bahwa Suu Kyi dan Zaw Min Tun belum akan dibawa ke penjara.

Di sisi lain, hukuman tersebut disambut dengan suara kecaman dari kelompok hak asasi manusia dan pemerintah Barat.

Mantan perdana menteri Inggris,Tony Blair melancarkan kritik tersebut. Di mana, dia mengatakan Suu Kyi dan Win Myint dipenjara atas tuduhan palsu.

Baca juga: Aung San Suu Kyi Dijatuhi Tuduhan Korupsi Keenam, Putusan Persidangan Ditunda

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.