Kronologi Konflik di Laut Natuna, China Tuntut Indonesia Setop Pengeboran Migas, Klaim sebagai Wilayahnya

Kompas.com - 04/12/2021, 07:03 WIB
Kapal Coast Guard China dilihat dari kapal AL Indonesia yang sedang berpatroli di Zona Eksklusif Ekonomi (EEZ) di utara Pulau Natuna (11/1/2020) Kapal Coast Guard China dilihat dari kapal AL Indonesia yang sedang berpatroli di Zona Eksklusif Ekonomi (EEZ) di utara Pulau Natuna (11/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik Natuna memanas kembali setelah China menuntut Indonesia menyetop pengeboran minyak dan gas alam (migas), karena mengeklaim wilayah itu miliknya.

Padahal, Indonesia dengan tegas sudah mengatakan, ujung selatan Laut China Selatan adalah zona ekonomi eksklusif milik RI di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut, dan pada 2017 menamai wilayah itu Laut Natuna Utara.

Lalu bagaimana awal mula konflik terbaru di Laut Natuna Utara terjadi, dan bagaimana pendapat para pakar?

Berikut rangkumannya dari BBC Indonesia dan ABC Indonesia.

Baca juga: China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

1. Klaim China di Laut Natuna Utara

Reuters pada Kamis (2/12/2021) melaporkan, China meminta Indonesia menghentikan pengeboran minyak dan gas alam di wilayah maritim di Laut China Selatan, yang diklaim kedua negara milik mereka. Masalah tersebut sudah terjadi sejak awal tahun ini tanpa jalan keluar.

Hal ini disampaikan oleh empat orang yang mengetahui masalah tersebut kepada kantor berita Reuters.

Anggota Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Muhammad Farhan, mengatakan kepada Reuters, ia menerima pengarahan perihal sepucuk surat dari diplomat China kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia, yang dengan jelas meminta RI menghentikan pengeboran di rig sementara lepas pantai, karena aktivitas tersebut dilakukan di wilayah China.

"Jawaban kami sangat tegas, bahwa kami tidak akan menghentikan pengeboran karena itu adalah hak kedaulatan kami," kata Farhan kepada Reuters.

Peta wilayah sengketa di Laut China Selatan.BBC/UNCLOS/GOOGLE MAP Peta wilayah sengketa di Laut China Selatan.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, "Setiap komunikasi diplomatik antarnegara bersifat privat dan isinya tidak dapat dibagikan." Dia menolak berkomentar lebih lanjut.

Adapun Kedutaan Besar China di Jakarta tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC,ABC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babi Tertua di Dunia Berumur 24 Tahun, Dipelihara Bak Anjing

Babi Tertua di Dunia Berumur 24 Tahun, Dipelihara Bak Anjing

Global
Makan bareng Zombie dan Vampir di Arab Saudi, Bagaimana Rasanya?

Makan bareng Zombie dan Vampir di Arab Saudi, Bagaimana Rasanya?

Global
Jaga-jaga Perang Rusia-Ukraina, AS Segera Kirim Pasukan ke Eropa Timur

Jaga-jaga Perang Rusia-Ukraina, AS Segera Kirim Pasukan ke Eropa Timur

Global
Bunyikan Lonceng Lebih dari 200 Kali Sehari, Pendeta Italia Didenda Rp 32 Juta

Bunyikan Lonceng Lebih dari 200 Kali Sehari, Pendeta Italia Didenda Rp 32 Juta

Global
Pemain Timnas Mesir Ketahuan Pakai Joki Ujian Nasional Saat Main di Piala Afrika

Pemain Timnas Mesir Ketahuan Pakai Joki Ujian Nasional Saat Main di Piala Afrika

Global
Pakai Nomor Lotre yang Sama Selama 16 Tahun, Wanita AS Akhirnya Tembus Jackpot Besar

Pakai Nomor Lotre yang Sama Selama 16 Tahun, Wanita AS Akhirnya Tembus Jackpot Besar

Global
Rusia Pasok Darah dan Bahan Medis ke Perbatasan, Siap Perang Lawan Ukraina?

Rusia Pasok Darah dan Bahan Medis ke Perbatasan, Siap Perang Lawan Ukraina?

Global
Viral, Eksperimen Pajang Foto 'Jelek' di Tinder demi Dapatkan Cinta Sejati

Viral, Eksperimen Pajang Foto "Jelek" di Tinder demi Dapatkan Cinta Sejati

Global
Apakah Rusia Akan Perang dengan Ukraina, Bagaimana jika Terjadi Invasi?

Apakah Rusia Akan Perang dengan Ukraina, Bagaimana jika Terjadi Invasi?

Global
Begini Rasanya Tinggal di Ancient Ramm Inn, Rumah Paling Menyeramkan di Dunia

Begini Rasanya Tinggal di Ancient Ramm Inn, Rumah Paling Menyeramkan di Dunia

Global
Apa Itu NATO dan Masalahnya dengan Rusia-Ukraina?

Apa Itu NATO dan Masalahnya dengan Rusia-Ukraina?

Global
Tatkala George W Bush Gambarkan Irak, Iran dan Korea Utara sebagai 'Axis of Evil'

Tatkala George W Bush Gambarkan Irak, Iran dan Korea Utara sebagai "Axis of Evil"

Global
Video Kepiting Monster Patahkan Stik Golf Jadi 2, Memotongnya seperti Gergaji

Video Kepiting Monster Patahkan Stik Golf Jadi 2, Memotongnya seperti Gergaji

Global
Neil Young: Kualitas Suara Spotify Menjijikkan dan Terdegradasi

Neil Young: Kualitas Suara Spotify Menjijikkan dan Terdegradasi

Global
Jadi Simpanan Pangeran Arab, Model Ini Dapat Uang Saku Rp 2 Miliar Sekali Jalan

Jadi Simpanan Pangeran Arab, Model Ini Dapat Uang Saku Rp 2 Miliar Sekali Jalan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.