Kompas.com - 29/09/2021, 14:11 WIB
Rudal HAWC dari AS dirancang untuk mengungguli sistem deteksi manuver. DW INDONESIARudal HAWC dari AS dirancang untuk mengungguli sistem deteksi manuver.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) menguji sistem rudal hipersonik canggih pada pekan lalu, yang akan menawarkan kemampuan generasi berikutnya kepada militer AS, lapor Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA) Pentagon, pada Senin (27/9/2021).

Uji rudal dilakukan hanya beberapa bulan setelah Rusia menguji rudal serupa yang diberi nama Tsirkon atau Zircon.

Sistem rudal AS, yang disebut Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC), dikembangkan oleh raksasa kedirgantaraan dan pertahanan Raytheon Technologies dan Northrop Grumman.

"DoD (Kementerian Pertahanan AS) telah mengidentifikasi senjata hipersonik dan kemampuan kontra-hipersonik sebagai prioritas teknis tertinggi untuk keamanan negara kami,” kata Wes Kremer, presiden unit bisnis Rudal & Pertahanan Raytheon.

Baca juga: Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik, Negosiasi Makin Sulit Tercapai

Bagaimana sistem uji rudal?

Rudal dilepaskan dari bawah sayap pesawat, dan beberapa detik kemudian sebuah pendorong roket memacunya melebihi kecepatan suara, atau Mach 1.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu mesin sekunder yang dibangun ke dalam rudal, yang disebut scramjet, dihidupkan dan mendorong akselerasi rudal hingga kecepatan hipersonik.

Kecepatan hipersonik dianggap lebih cepat dari Mach 5, atau lima kali kecepatan suara, setara dengan lebih dari 100 kilometer per menit.

Setelah pengujian, perusahaan akan mengirimkan prototipe sistem ke Departemen Pertahanan AS.

Tes yang berjalan sukses pada Senin adalah yang pertama dari kelas senjata ini sejak 2013, kata Pentagon.

Baca juga: Korut Ejek Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korsel, Disebut Kikuk dan Belum Sempurna

Bagaimana cara kerja HAWC?

Teknologi mesin scramjet bekerja dengan memanfaatkan kecepatan tinggi rudal untuk memaksa kompresi udara sebelum memasuki ruang bakar.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi Ditangkap di Paris, Kemungkinan Diekstradisi ke Turki

Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi Ditangkap di Paris, Kemungkinan Diekstradisi ke Turki

Global
Kontroversi 'The Catcher in the Rye', Novel yang Dibaca Pembunuh John Lennon

Kontroversi "The Catcher in the Rye", Novel yang Dibaca Pembunuh John Lennon

Global
Banding Ditolak, Penjara 12 Tahun Menanti Najib Razak atas Skandal Korupsi 1MDB

Banding Ditolak, Penjara 12 Tahun Menanti Najib Razak atas Skandal Korupsi 1MDB

Global
Mengapa Mark David Chapman Membunuh John Lennon?

Mengapa Mark David Chapman Membunuh John Lennon?

Global
Detik-detik Pembunuhan John Lennon pada 8 Desember 1980

Detik-detik Pembunuhan John Lennon pada 8 Desember 1980

Global
Inggris Pertimbangkan Larang Menterinya Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Inggris Pertimbangkan Larang Menterinya Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Global
Pesawat Supersonik, Inovasi Penerbangan dalam Perlombaan Perang Dingin

Pesawat Supersonik, Inovasi Penerbangan dalam Perlombaan Perang Dingin

Internasional
10 Tahun Lebih Berkiprah, Sekolah Indonesia Pelangi Kian Dekatkan Indonesia ke Publik Australia

10 Tahun Lebih Berkiprah, Sekolah Indonesia Pelangi Kian Dekatkan Indonesia ke Publik Australia

Global
Biden kepada Putin: Jika Rusia Serang Ukraina, Tanggung Akibatnya

Biden kepada Putin: Jika Rusia Serang Ukraina, Tanggung Akibatnya

Global
KBRI London Jemput Bola Beri Layanan Kekonsuleran kepada WNI di Dublin

KBRI London Jemput Bola Beri Layanan Kekonsuleran kepada WNI di Dublin

Global
Pengakuan Salah Satu Karyawan yang Dipecat Massal via Zoom: Tidak Berperasaan dan Mengerikan

Pengakuan Salah Satu Karyawan yang Dipecat Massal via Zoom: Tidak Berperasaan dan Mengerikan

Global
British de Havilland Comet, Pesawat Jet Komersial Pertama Dunia

British de Havilland Comet, Pesawat Jet Komersial Pertama Dunia

Internasional
6 Olimpiade yang Pernah Diboikot, Indonesia Sempat Terlibat

6 Olimpiade yang Pernah Diboikot, Indonesia Sempat Terlibat

Internasional
Saat Bendera Uni Soviet Berkibar Terakhir Kalinya di Langit Kremlin...

Saat Bendera Uni Soviet Berkibar Terakhir Kalinya di Langit Kremlin...

Global
8 Desember 1991: Uni Soviet Runtuh

8 Desember 1991: Uni Soviet Runtuh

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.