Sekitar 50 Mayat Orang Tigray Ditemukan Mengambang di Sungai Sudan

Kompas.com - 03/08/2021, 11:19 WIB
Pengungsi melarikan diri dari konflik di wilayah Tigray, Etiopia, menuju Sudan. Foto diambil pada 14 November 2020. REUTERS/EL TAYAEB SIDDIG via DW INDONESIAPengungsi melarikan diri dari konflik di wilayah Tigray, Etiopia, menuju Sudan. Foto diambil pada 14 November 2020.

KHARTOUM, KOMPAS.com - Pejabat Sudan mengatakan bahwa pejabat lokal di provinsi Kassala selama sepekan terakhir menemukan sekitar 50 mayat orang Tigray, yang diduga melarikan diri dari perang di wilayahnya.

Beberapa mayat yang mengambang di sungai antarnegara ditemukan dengan luka tembak atau tangan terikat, seperti yang dilansir dari The Guardian pada Selasa (3/8/2021).

Pejabat Sudan mengatakan pada Senin (2/8/2021) bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan forensik untuk mengetahui penyebab kematian mereka.

Baca juga: Etiopia Umumkan Gencatan Senjata Sepihak di Tigray

Dua petugas kesehatan Ethiopia dari komunitas perbatasan Sudan di kota Hamdayet mengkonfirmasi bahwa ada temuan puluhan mayat di Sungai Setit, yang di Ethiopia dikenal sebagai Sungai Tekeze.

Sungai itu mengalir melalui beberapa daerah paling bermasalah dari konflik 9 bulan di Tigray, di mana etnis Tigray menuduh pasukan Ethiopia, dan sekutu melakukan kekerasan kejam saat memerangi pasukan Tigray.

Tewodros Tefera, seorang ahli bedah yang melarikan diri ke kota dekat Tigray, Humera, ke Sudan, menggatakan kepada Associated Press (AP) bahwa ada 2 mayat yang ditemukan pada Senin (2/8/2021), salah satunya adalah pria yang tangannya terikat, dan mayat satunya adalah seorang wanita dengan luka di dada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rekan-rekan pengungsi telah mengubur setidaknya 10 mayat.

Tewodros mengatakan mayat-mayat itu ditemukan di hilir sungai Setit dari Humera Ethiopia.

Sementara, ia mengatakan bahwa para pengungsi menuduh pihak berwenang dan aliansinya dari wilayah Amhara Ethiopia telah mengusir masyarakat Tigray lokal selama perang.

Baca juga: Serangan Udara Etiopia di Pasar Tigray: 64 Orang Tewas, 180 Luka-luka

"Kami benar-benar peduli dengan mayat-mayat yang ditemukan nelayan," ujar Tewodros.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.