Kompas.com - 03/08/2021, 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Antony Blinken berbicara tentang rilis Laporan Kongres 2021 Sesuai dengan Undang-Undang Pencegahan Genosida dan Kekejaman Elie Wiesel di Departemen Luar Negeri di Washington, Senin, 12 Juli 2021. AP PHOTO/MANUEL BALCE CENETAMenteri Luar Negeri Antony Blinken berbicara tentang rilis Laporan Kongres 2021 Sesuai dengan Undang-Undang Pencegahan Genosida dan Kekejaman Elie Wiesel di Departemen Luar Negeri di Washington, Senin, 12 Juli 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS menyatakan, mereka menolak rencana junta militer Myanmar yang bakal menggelar pemilu dua tahun lagi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam diskusi virtual dengan menteri luar negeri ASEAN.

Kehadiran Blinken merupakan upaya pemerintahan Presiden Joe Biden untuk lebih terlibat di Asia Tenggara, di tengah persaingan mereka melawan China.

Baca juga: Pasca-pertemuan di Jakarta, ASEAN Masih Belum Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

Sebelum diskusi ASEAN itu dimulai, pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, menjanjikan pemilu dihelat pada Agustus 2023.

Aung Hlaing melanggar sendiri ucapannya saat mengudeta pemerintahan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Saat itu, panglima Tatmadaw, nama resmi junta, menjanjikan akan menghelat pmilihan di Myanmar setahun kemudian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merespons janji Aung Hlaing, Blinken dilansir AFP Senin (2/8/2021) menyatakan sudah jelas ASEAN harus segera bertindak.

"Nampak jelas junta ini sengaja mengulur waktu dan menggunakannya demi kepentingan mereka sendiri," kritik Blinken.

Dia mendesak supaya Asia Tenggara lebih menekan "Negeri Seribu Pagoda", dan menghormati lima poin konsensus.

Baca juga: Menlu RI Sebut Tak Ada Perkembangan Signifikan dari 5 Points of Consensus Terkait Myanmar

Blinken merujuk kepada pertemuan ASEAN di Jakarta April lalu, yang juga dihadiri oleh Jenderal Min Aung Hlaing.

Halaman:

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.