Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Kompas.com - 21/06/2021, 17:48 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber AFP

OUAGADOUGOU, KOMPAS.com - Aktris ternama AS, Angelina Jolie, pada Minggu (20/6/2021) lakukan kunjungan ke sebuah kamp pengungsi di Burkina Faso.

Tempat itu menampung ribuan warga Mali yang menyelamatkan diri dari kekerasan jihadis di kawasan itu.

Dilansir AFP , Jolie mengunjungi kamp di Goudebou sebagai bagian dari perannya sebagai duta organisasi pengungsi PBB, UNHCR.

Baca juga: 100 Warga Sipil Dibantai dalam Semalam, Serangan Paling Mematikan di Burkina Faso

Aktris berusia 46 tahun ini tiba dengan helikopter didampingi Menteri Luar Negeri Burkina Faso Alpha Barry.

Mereka lantas menghadiri sebuah upacara untuk memperingati Hari Pengungsi Sedunia, yang diperingati tiap 20 Juni.

"Saya telah memperingati hari ini setiap tahun selama 20 tahun dengan para pengungsi di berbagai negara berbeda," ujar Jolie.

"Saya belum pernah sekhawatir ini mengenai situasi global saat ini," tambahnya.

Baca juga: Kudeta Mali: Militer Bebaskan Presiden dan PM Setelah Lengser

Jolie juga menyatakan, aktivitas pengungsian yang terjadi di seluruh dunia seharusnya bisa menggugah rasa kemanusiaan.

"Sebenarnya kami hanya melakukan tak sampai separuh dari yang bisa dilakukan," ungkap mantan istri Brad Pitt ini.

"Yang harus dilakukan selanjutnya adalah menemukan solusi yang memungkinkan para pengungsi pulang ke rumahnya," tambahnya.

Baca juga: 1000 Lebih Pengungsi Rohingya di Bangladesh Terserang Wabah Diare, 4 Orang Tewas

Pemain film Maleficent ini juga menambahkan, bantuan amat dibutuhkan bagi para pengungsi, terutama untuk menjaga agar mereka tetap bisa menjalani hidup.

"Kami memang harus membantu negara-negara yang menampung pengungsi, seperti Burkina Faso," ujar Jolie.

"Kami berusaha bertahun-tahun, dengan sedikit sekali bantuan kemanusiaan yang harusnya bisa menyediakan bantuan dan perlindungan dasar," tambahnya.

Baca juga: Angelina Jolie Tak Mandi 3 Hari Demi Pose Foto Bersama Lebah Hidup

Sejak 2012, sekitar 22 ribu pengungsi dari berbagai kewarganegaraan mengungsi di Burkina Faso.

Termasuk banyak warga Mali, yang memilih lari dari kekerasan yang dilakukan kelompok ekstremis di Mali utara dan tengah. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Serangan Ukraina di Belgorod Rusia, 9 Orang Terluka

Global
Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Global
Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Serangan Drone Ukraina Sebabkan Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd Rusia

Global
PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

Global
Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Pendaki Nepal, Kami Rita Sherpa, Klaim Rekor 29 Kali ke Puncak Everest

Global
4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

4.073 Orang Dievakuasi dari Kharkiv Ukraina akibat Serangan Rusia

Global
Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Macron Harap Kylian Mbappe Bisa Bela Perancis di Olimpiade 2024

Global
Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Swiss Juara Kontes Lagu Eurovision 2024 di Tengah Demo Gaza

Global
Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Korsel Sebut Peretas Korea Utara Curi Data Komputer Pengadilan Selama 2 Tahun

Global
Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Rangkuman Hari Ke-808 Serangan Rusia ke Ukraina: Bala Bantuan untuk Kharkiv | AS Prediksi Serangan Terbaru Rusia

Global
Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Biden: Gencatan Senjata dengan Israel Bisa Terjadi Secepatnya jika Hamas Bebaskan Sandera

Global
Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Israel Dikhawatirkan Lakukan Serangan Darat Besar-besaran di Rafah

Global
Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Wanita yang Dipenjara Setelah Laporkan Covid-19 di Wuhan pada 2020 Dibebaskan

Global
Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Rusia Klaim Rebut 5 Desa dalam Pertempuran Sengit di Kharkiv

Global
Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Di Balik Serangan Israel ke Rafah yang Bahkan Tak Bisa Dihalangi AS

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com