Kompas.com - 05/06/2021, 20:08 WIB
Peta Burkina Faso, negara miskin di Afrika Barat. Al JazeeraPeta Burkina Faso, negara miskin di Afrika Barat.

OUAGADOUGOU, KOMPAS.com – Sekelompok orang bersenjata menyerang sebuah desa di wilayah utara Burkina Faso pada malam hari.

Sekitar 100 warga sipil dibantai dalam serangan tersebut, kata pemerintah pada Sabtu (5/6/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Banyaknya jumlah korban tewas menjadikan serangan itu sebagai serangan paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kades Tewas Setelah Serangan Teroris di Burkina Faso

Para penyerang melancarkan aksi kejinya pada Jumat (4/6/2021) malam waktu setempat, menewaskan penduduk desa Solhan di provinsi Yagha yang berbatasan dengan Niger.

Melansir Reuters, para penyerang ini juga membakar rumah dan pasar sebagaimana dikatakan oleh pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah mengecap para penyerang sebagai teroris tetapi tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Baca juga: Kelompok Pria Bersenjata Serang Desa dan Bantai 22 Warga Sipil di Niger

Pemerintah Burkina Faso juga mengumumkan masa berkabung nasional selama 72 jam akibat serangan mematikan tersebut.

Serangan oleh teroris yang terkait dengan Al Qaeda dan ISIS di wilayah Sahel Afrika Barat telah meningkat tajam sejak awal tahun ini.

Serangan tersebut terutama sering muncul di Burkina Faso, Mali, dan Niger, dengan warga sipil biasa menjadi korbannya.

Baca juga: Geng Bersenjata Sergap dan Bantai 13 Polisi, Insiden Paling Berdarah di Meksiko

Kekerasan di Burkina Faso telah membuat lebih dari 1,14 juta orang mengungsi hanya dalam waktu dua tahun.

Di sisi lain, negara gersang yang miskin itu juga menampung sekitar 20.000 pengungsi dari Mali yang mencari keselamatan dari para teroris.

Pada Maret, para penyerang membunuh 137 orang dalam serangan terkoordinasi di desa-desa di barat daya Niger.

Baca juga: Milisi Bantai 58 Warga Sipil, Cegat Orang Pulang dari Pasar dan Serang Desa


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Global
Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
komentar
Close Ads X