Konflik Israel-Palestina (2): Bentrokan Awal sampai Solusi Dua Negara

Kompas.com - 14/05/2021, 18:53 WIB
Gambar bertanggal sebelum 1937 menunjukan Jamal al-Husayni, Ketua Partai Arab Palestina, terlihat (dengan kepala sedikit menunduk) di tengah demonstrasi di Kota Tua Yerusalem menentang imigrasi Yahudi ke Palestina. FRANCE PRESSE VOIR via AFPGambar bertanggal sebelum 1937 menunjukan Jamal al-Husayni, Ketua Partai Arab Palestina, terlihat (dengan kepala sedikit menunduk) di tengah demonstrasi di Kota Tua Yerusalem menentang imigrasi Yahudi ke Palestina.

KOMPAS.com - Hubungan antara kelompok Yahudi dan Arab di Palestina terus memanas, dan bentrok kekerasan sejak 1920.

Itu terjadi setelah gelombang awal imigrasi Yahudi, membuat kelompok Arab Palestina merasa disingkirkan.

Gerakan nasionalisme Palestina pun semakin tumbuh. Ulama besar Yerusalem, Mohammad Amin Al-Husayni (1897-1974), menjadi pemimpin gerakan Palestina Arab ini.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina (1): Gerakan Zionisme sampai Mandat Palestina

Al-Husayni memainkan peranan penting dalam gerakan-gerakan awal menentang Deklarasi Balfour dan imigrasi masif bangsa Yahudi ke Palestina.

Kerusuhan besar pertama pecah pada 1-7 Mei 1921 di wilayah Mandat Palestina, dikenal sebagai Kerusuhan Jaffa.

Kerusuhan ini dipicu sengketa dua kelompok warga Yahudi. Tapi kemudian melebar hingga melibatkan kelompok penduduk Arab.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya pada 1 Mei 1921, Partai Komunis Yahudi mengajak bangsa Arab dan Yahudi menggulingkan kekuasaan Inggris di Palestina, dan mendirikan sebuah negara Palestina yang berafiliasi dengan Uni Soviet.

Partai menyampaikan niat ini dalam sebuah parade dari kota Jaffa ke Tel Aviv saat merayakan Hari Buruh Sedunia atau May Day.

Parade ini melintasi sebuah perkampungan bernama Manshiyya, yang berpenghuni campuran Arab dan Yahudi.

Ternyata ada parade May Day lain yang dilakukan kelompok pesaing dari Tel Aviv, Ahdut HaAvoda. Kelompok ini melakukan parade tanpa memberi tahu polisi.

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Tim Sepak Bola Nasional Myanmar Tak Mau Pulang, Cari Suaka di Jepang

Anggota Tim Sepak Bola Nasional Myanmar Tak Mau Pulang, Cari Suaka di Jepang

Global
Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Internasional
Kenapa Pemain Italia Suka Teriak Saat Nyanyi Lagu Kebangsaan? Ini Sejarahnya...

Kenapa Pemain Italia Suka Teriak Saat Nyanyi Lagu Kebangsaan? Ini Sejarahnya...

Global
1000 Lebih Pengungsi Rohingya di Bangladesh Terserang Wabah Diare, 4 Orang Tewas

1000 Lebih Pengungsi Rohingya di Bangladesh Terserang Wabah Diare, 4 Orang Tewas

Global
Remaja Palestina Tewas Ditembak oleh Militer Israel dalam Bentrokan di Tepi Barat

Remaja Palestina Tewas Ditembak oleh Militer Israel dalam Bentrokan di Tepi Barat

Global
'Batu Permata' Misterius Ditemukan di Afrika Selatan, 1.000 Lebih Orang Berburu Harta

"Batu Permata" Misterius Ditemukan di Afrika Selatan, 1.000 Lebih Orang Berburu Harta

Global
Pakar: Biden dan Putin Tidak Akan Berteman meski Pertemuan 'Sangat Konstruktif'

Pakar: Biden dan Putin Tidak Akan Berteman meski Pertemuan "Sangat Konstruktif"

Global
AS Vs China, dari Pandemi Covid-19 ke Ideologi

AS Vs China, dari Pandemi Covid-19 ke Ideologi

Global
Sopir Truk Tewas Ditikam akibat Melerai Perkelahian Istri Tetangga

Sopir Truk Tewas Ditikam akibat Melerai Perkelahian Istri Tetangga

Global
Merasa Tidak Bahagia dan Ingin Dipenjara, Seorang Pria Bunuh Orang Lain

Merasa Tidak Bahagia dan Ingin Dipenjara, Seorang Pria Bunuh Orang Lain

Global
China Mengaku Ada Kerusakan di Pembangkit Nuklir Taishan

China Mengaku Ada Kerusakan di Pembangkit Nuklir Taishan

Global
Einstein Prediksi Bagaimana Israel Bakal Jatuh, Begini Ramalannya...

Einstein Prediksi Bagaimana Israel Bakal Jatuh, Begini Ramalannya...

Global
Kebakaran di Sebuah Desa di Myanmar, 200-an Rumah Jadi Abu

Kebakaran di Sebuah Desa di Myanmar, 200-an Rumah Jadi Abu

Global
Lebih Memihak Amerika, Ini Perbedaan antara Biden dan Trump Setelah Bertemu Putin

Lebih Memihak Amerika, Ini Perbedaan antara Biden dan Trump Setelah Bertemu Putin

Global
Pengacara Perawat Maradona: Dokter yang Membunuh Sang Legenda

Pengacara Perawat Maradona: Dokter yang Membunuh Sang Legenda

Global
komentar
Close Ads X