Twitter Tangguhkan Akun yang Bagikan Unggahan dari Situs Donald Trump

Kompas.com - 07/05/2021, 13:11 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara seusai malam pemilihan umum di Ruangan Timur Gedung Putih, Washington DC, pada 4 November 2020. AFP PHOTO/MANDEL NGANPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara seusai malam pemilihan umum di Ruangan Timur Gedung Putih, Washington DC, pada 4 November 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Twitter dilaporkan menangguhkan sejumlah akun yang membagikan unggahan dari situs mantan Presiden AS, Donald Trump.

Situs micro-blogging itu menyatakan, akun tersebut membantu presiden ke-45 AS menghindari pemblokiran mereka.

Akun milik Trump diblokir di sejumlah media sosial, karena dia dianggap bertanggung jawab atas kerusuhan di Gedung Capitol 6 Januari lalu.

Baca juga: Dewan Pengawas: Facebook Dapat Blokir Trump Selama 6 Bulan

Twitter sudah menegaskan, mereka akan membekukan akun Donald Trump yang sudah mempunyai 88 juta pengikut itu.

Diwartakan Sky News Kamis (6/5/2021), platform itu menekankan pembekuan akan berjalan meski dia kembali jadi Presiden AS.

Facebook memberlakukan larangan pada Rabu (5/5/2021), dengan YouTube menyatakan akan memulihkan si mantan presiden jika risiko kekerasannya dikurangi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun dalam pekan ini, eks presiden berusia 74 tahun itu meluncurkan situs yang diberi nama From The Desk of Donald J Trump.

Berbagai unggahan yang muncul dari situs itu kemudian dibagikan ulang akun semacam @DJTDesk, @DJTrumpDesk, maupun @DeskOfTrump1.

Laman yang dibuat untuk suami Melania Trump tersebut mengizinkan para pendukungnya untuk membagikan ulang.

Konten yang dipublikasikan masih berisi klaimnya bahwa kemenangan di Pilpres AS 2020 sudah dicurangi.

Kemudian dia juga mengeluhkan dari sikap Partai Republik yang tidak memberikan dukungan kepadanya.

"Kami akan menindak akun yang sudah berniat mempromosikan konten dari akun yang sudah dibekukan," jelas juru bicara Twitter.

Perwakilan Trump menyatakan, mereka tidak ada sangkut pautnya dengan akun yang sudah membagikan konten mereka.

Baca juga: Trump Luncurkan Media Sosial Sendiri, Bisa Dibagikan ke Facebook dan Twitter


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Periksa “Laporan Kebocoran” di Pembangkit Nuklir China atas Permintaan Perusahaan Perancis

AS Periksa “Laporan Kebocoran” di Pembangkit Nuklir China atas Permintaan Perusahaan Perancis

Global
Begini Wujud Robot Pembawa Air Zamzam, biar Jemaah Haji Tak Berdesakan

Begini Wujud Robot Pembawa Air Zamzam, biar Jemaah Haji Tak Berdesakan

Global
Koalisi Berujung Suksesi yang Menangkan PM Baru Israel Naftali Bennett

Koalisi Berujung Suksesi yang Menangkan PM Baru Israel Naftali Bennett

Global
Pasokan Lambat, 5 Negara Bagian AS Ini Belum Vaksinasi Separuh Warganya

Pasokan Lambat, 5 Negara Bagian AS Ini Belum Vaksinasi Separuh Warganya

Global
Takut Tak Direstui Orangtua, Pria Ini Sembunyikan Pacarnya Selama 11 Tahun

Takut Tak Direstui Orangtua, Pria Ini Sembunyikan Pacarnya Selama 11 Tahun

Global
7 Fakta dan Kontroversi Naftali Bennett, PM Baru Israel Pengganti Benjamin Netanyahu

7 Fakta dan Kontroversi Naftali Bennett, PM Baru Israel Pengganti Benjamin Netanyahu

Global
Ayah dari Keluarga Terbesar di Dunia Meninggal, Tinggalkan 38 Istri dan 89 Anak

Ayah dari Keluarga Terbesar di Dunia Meninggal, Tinggalkan 38 Istri dan 89 Anak

Global
Bukan Eropa, Suku Selandia Baru Disebut Jadi Penemu Pertama Antartika

Bukan Eropa, Suku Selandia Baru Disebut Jadi Penemu Pertama Antartika

Global
Bintang Baru Berukuran 100 Kali Matahari Berkedip Dekat Bima Sakti

Bintang Baru Berukuran 100 Kali Matahari Berkedip Dekat Bima Sakti

Global
Israel Ganti Pemerintahan, Palestina Sambut dengan Curiga

Israel Ganti Pemerintahan, Palestina Sambut dengan Curiga

Global
Inspirasi Energi: G7 Kembali Berkomitmen untuk Energi Bersih

Inspirasi Energi: G7 Kembali Berkomitmen untuk Energi Bersih

Internasional
Sepak Terjang Benjamin Netanyahu, PM Terlama Israel yang Baru Lengser

Sepak Terjang Benjamin Netanyahu, PM Terlama Israel yang Baru Lengser

Global
Presiden Ukraina Gembira G7 Dukung Negaranya atas Rusia

Presiden Ukraina Gembira G7 Dukung Negaranya atas Rusia

Global
Perusahaan 'Zombie' di Korsel Bertambah pada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Perusahaan "Zombie" di Korsel Bertambah pada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Global
VIDEO: Macet Panjang di India Usai Negara Bagian Cabut Syarat Wajib Tes PCR

VIDEO: Macet Panjang di India Usai Negara Bagian Cabut Syarat Wajib Tes PCR

Global
komentar
Close Ads X