Kompas.com - 20/04/2021, 18:53 WIB
Presiden Chad Idriss Deby Itno (kiri) pada 3 Mei 2006, saat berbicara kepada media setelah memberikan suaranya di pemilu presiden di ibu kota N'Djamena. AFP PHOTO/ISSOUF SANOGOPresiden Chad Idriss Deby Itno (kiri) pada 3 Mei 2006, saat berbicara kepada media setelah memberikan suaranya di pemilu presiden di ibu kota N'Djamena.

N'DJAMENA - KOMPAS.com - Presiden Chad yang baru terpilih kembali, Idriss Deby Itno, tewas saat berperang lawan pemberontak di Sahel pada Selasa (20/4/2021).

Deby telah berkuasa selama tiga dekade dan baru saja terpilih lagi. Ia wafat dalam usia 68 tahun dikabarkan karena luka-luka akibat perang.

Militer Chad pada Senin (19/4/2021) mengumumkan, pertempuran itu menewaskan sekitar 300 pemberontak dari Front for Change and Concord (FACT) Chad.

Baca juga: Petugas Kebun Binatang San Diego Digigit Ular Beludak Afrika yang Tidak Ada Antivenom

Sementara itu FACT mengklaim bahwa Deby terluka, tetapi laporannya belum dikonfirmasi oleh sumber-sumber resmi.

"Deby baru saja mengembuskan napas terakhirnya membela negara yang berdaulat di medan perang dalam akhir pekan," kata juru bicara Jenderal Azem Bermandoa Agouna di tv pemerintah yang dikutip AFP.

Deby pernah berkarier di militer yang merebut kekuasaan di bekas koloni Perancis itu setelah kudeta 1990.

Ia terpilih kembali sebagai Presiden Chad dengan hampir 80 persen suara pada Senin malam (19/4/2021).

Para menteri dan petinggi militer pada Senin berkata, Deby berada di medan perang pada Sabtu dan Minggu (17-18/4/2021) setelah pemberontak melancarkan serangan dari pangkalan belakang di Libya, pada pemilu tanggal 11 April.

Hasil pemilu itu tidak ditentang, meski diwarnai perpecahan oposisi, seruan boikot, dan demo yang terlarang atau dibubarkan.

Baca juga: Sempat Hilang Berminggu-minggu, Presiden Tanzania John Magufuli Meninggal


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas

Internasional
Kota Israel Ini Masuk Kondisi Darurat setelah Terjadi Kerusuhan yang Melukai 12 Orang

Kota Israel Ini Masuk Kondisi Darurat setelah Terjadi Kerusuhan yang Melukai 12 Orang

Global
Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Global
Konflik di Gaza Makin Panas, PM Israel Janji Hamas Bakal 'Membayar Mahal'

Konflik di Gaza Makin Panas, PM Israel Janji Hamas Bakal "Membayar Mahal"

Global
Cerita Puasa Ramadhan Diaspora Muslim Indonesia di Alaska Ikuti Waktu Mekkah

Cerita Puasa Ramadhan Diaspora Muslim Indonesia di Alaska Ikuti Waktu Mekkah

Global
Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Gabung Pemberontak Menentang Junta Militer

Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Gabung Pemberontak Menentang Junta Militer

Global
AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

AS Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korea Utara

Global
Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Kecaman Indonesia terhadap Konflik Israel dan Palestina yang Memanas

Global
Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Global
Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Global
Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Global
35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

Global
Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Global
Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Global
Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Global
komentar
Close Ads X