Sempat Hilang Berminggu-minggu, Presiden Tanzania John Magufuli Meninggal

Kompas.com - 18/03/2021, 06:05 WIB
Presiden Tanzania John Magufuli VIA Huffington PostPresiden Tanzania John Magufuli

DAR ES SALAAM, KOMPAS.com - Presiden Tanzania John Magufuli meninggal dunia pada usia 61 tahun karena penyakit jantung.

Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Presiden Samia Suluhu Hassan pada Rabu (17/3/2021).

Sebelumnya, selama berhari-hari kondisi Magufuli terus dipertanyakan dan keberadaannya tidak diketahui.

Baca juga: Tak Percaya Covid-19, Kini Keberadaan Presiden Tanzania Misterius


"Dengan berat hati saya memberitahu Anda bahwa hari ini 17 Maret 2021 pukul 6 sore kami kehilangan pemimpin pemberani kami, Presiden Republik Tanzania, John Pimbe Magufuli," ujar Hassan dikutip dari AFP.

Wanita itu melanjutkan, Magufuli meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya selama 10 tahun terakhir, di sebuah rumah sakit di Dar es Salaam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

John Magufuli sempat dirawat sebentar di Jakaya Kikwete Cardiac Institute pada 6 Maret, tetapi kemudian dipulangkan, imbuh Hassan.

Namun, Presiden Tanzania John Magufuli merasa tidak enak badan lagi dan pada 14 Maret kembali dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Pepaya dan Kambing Positif Covid-19, Presiden Tanzania Tuding Adanya Sabotase

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Global
Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Global
Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Global
Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Global
Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Global
Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Global
Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Global
Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Global
komentar
Close Ads X