WHO Dorong Pembebasan Sementara Hak Paten Vaksin Covid-19 di Masa Krisis

Kompas.com - 06/03/2021, 16:23 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 ShutterstockIlustrasi Vaksin Covid-19

JENEWA, KOMPAS.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendukung pembebasan sementara aturan bisnis terkait hak paten vaksin Covid-19, yang melindungi keuntungan dari produsen.

Melansir The Guardian pada Jumat (5/3/2021), Direktur jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa dunia harus menyikapi pandemi Covid-19 "dalam pijakan perang"

Tedros mendukung ide pembebasan hak paten produksi vaksin Covid-19, sehingga berbagai negara dapat membuat dan menjual salinan vaksin dengan harga murah, yang diciptakan di tempat lain.

Baca juga: Italia Blokir Ekspor 250.000 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

"Kita hidup melalui momen yang luar biasa dalam sejarah dan harus menghadapi tantangan," katanya.

Menurutnya, fleksibilitas dalam regulasi perdagangan untuk keadaan darurat diperlukan, ketika pandemi global secara pasti telah mendorong keterbatasan gerak masyarakat dan kerugian bagi bisnis baik kecil maupun besar.

Baca juga: Sebelum Indonesia, Vaksin Anhui Diuji Klinis Fase Ketiga di Uzbekistan

"Kita harus berperang dan penting untuk memperjelas apa yang dibutuhkan," ucap Tedros.

Pernyataan Tedros tersebut disampaikan sebelum pertemuan penting Badan Perdagangan Dunia (WTO) yang akan diadakan pada pekan depan, dalam peringatan deklarasi pandemi Covid-19.

Pertemuan WTO tersebut akan mendiskusikan proposal untuk mengesampingkan hak kekayaan intelektual, yang dalam hal ini terkait dengan paten vaksin Covid-19.

Baca juga: Oknum Dokter Militer Thailand Edarkan Vaksin Palsu Covid-19 ke Para Tentara

Ide itu awalnya diajukan oleh pihak Afrika Selatan dan India, tapi sekarang telah didukung oleh 100 negara lainnya.

Suara negara anggota saat ini terpecah secara luas, antara negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah yang mendukung, dengan negara kaya yang menentang ide tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul 'Dokter Hantu' yang Memakan Korban

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul "Dokter Hantu" yang Memakan Korban

Internasional
Pasukan Rusia Mendekat, Ukraina Ancam Mereka Bisa 'Terprovokasi'

Pasukan Rusia Mendekat, Ukraina Ancam Mereka Bisa "Terprovokasi"

Global
Rencana Pembasmian Kuda Liar Australia Ditentang Berbagai Pihak

Rencana Pembasmian Kuda Liar Australia Ditentang Berbagai Pihak

Global
Aparat Myanmar Tembakkan Granat, 80 Demonstran Tewas

Aparat Myanmar Tembakkan Granat, 80 Demonstran Tewas

Global
Pasukan Koalisi Cegat Enam Drone yang Dikirim Pemberontak Houthi

Pasukan Koalisi Cegat Enam Drone yang Dikirim Pemberontak Houthi

Global
Pangeran Philip Berpulang, Ini Tanggapan Anak-anaknya

Pangeran Philip Berpulang, Ini Tanggapan Anak-anaknya

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

Global
21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
komentar
Close Ads X